Berita Terkini

Petani Jatimulya Keluhkan Masalah Air


CIDAHU - Dalam rangkaian kampanyenya, Cabup Pertahana, Acep Purnama menampung aspirasi para petani di Desa Jatimulya Kecamatan Cidahu, Jum'at (30/3/2018).

Bertempat di salah satu rumah warga, Putri (30) Blok Dusun Manis RT 05 RW 01 Desa Jatimulya, Kecamatan Cidahu, Acep disambut hangat oleh ratusan masyarakat. Mereka mengaku bangga desanya dikunjungi calon bupati yang dikenal sangat merakyat.

Ketua Kelompok Tani Mekar Mulya 1, Rohmani, menyuarakan aspirasinya kepada Cabup Acep Purnama perihal persoalan di desa. Ia mengeluhkan masalah pengairan yang tidak bisa mengairi areal sawah di desanya.

“ Saya mohon kepada Bapak, ketika terpilih menjadi Bupati Kuningan periode 2018-2023, tolong konsentrasi untuk bidang pertanian. Desa Jatimulya ingin kembali memfungsikan tanah yang tidak produktif, " keluh Rohmani didampingi sekretarisnya Iwan.

Ketika lahan pertanian di desanya bisa subur kembali, Rohmani berkeyakinan ke depan akan bisa mensejahterakan para petani.

" Selama ini Desa Jatimulya memang dikenal airnya sangat melimpah. Disini ada saluran air yang mengalir dari Waduk Darma. Akan tetapi selama ini air tersebut hanya numpang lewat, dan kami hanya jadi penonton, " ungkapnya.

Dirinya juga menegaskan bahwa rakyat belum merasakan makna Kemerdekaan Indonesia, yang terdiri atas tanah dan air. Selama ini , menurutnya, rakyat hanya memiliki tanah tanpa memiliki airnya.

" Tolong perhatikan nasib para petani Desa Jatimulya Pa,” seru Iwan disambut riuh takbir ratusan warga yang hadir.

Mendengar keluhan warga, Acep langsung merespon dan berjanji akan segera bertindak cepat mengatasi permasalahan yang menimpa masyarakat Desa Jatimulya, khususnya nasib para petaninya.

“ Saya berjanji akan memikirkan nasib para petani di Desa Jatimulya. Jangan sampai ketika dikenal disini airnya sangat melimpah, akan tetapi masyarakat tidak bisa menikmatinya. Melainkan hanya jadi penonton, ini tidak bisa dibiarkan,” tandas Acep.

Selanjutnya, dirinya mengajak kepada warga untuk senantiasa terus berikhtiar. Ia akan berusaha mewujudkan keinginan masyarakat khususnya petani.

“ Secepatnya air yang sekarang biasanya hanya lewat, kedepan akan bisa mengairi sawah-sawah di Desa Jatimulya,” pungkas Acep.

No comments