Berita Terkini

Bukan Sajadah Baru, Ini Lima Hal Yang Harus Disiapkan Jelang Ramadhan



KUNINGAN - Kedatangan Bulan Suci Ramadhan 1439 H beberapa hari ke depan, selayaknya disambut dengan kegembiraan bagi seorang Muslim. Hal ini tersurat dalam sebuah Hadits Rasulullah SAW, bahwa barangsiapa yang merasa gembira akan kedatangan Bulan Suci Ramadhan, maka Allah SWT mengharamkan jasadnya masuk ke dalam api neraka.

Kebiasaan euforia menyambut Bulan Suci, bagi sebagian Ummat Islam adalah dengan mempersiapkan segala hal yang bersifat fisik saja. Kebanyakan memandang perlu mempersiapkan peralatan ibadah dan makanan-minuman jelang Ramadhan.

Bukan tidak boleh, namun ada hal yang lebih penting dari segala persiapan yang dipandang perlu tersebut.

Pimpinan Pondok Pesantren Al Madani, Desa Purwasari, Kecamatan Garawangi, Kabupaten Kuningan, KH. Burhan, menuturkan kepada kuninganreligi.com bahwa ada lima hal yang harus disiapkan dan dilakukan jelang kedatangan Bulan Penuh Rahmat itu.

Pertama, tuturnya, adalah kita harus melakukan muhasabah diri. Muhasabah dalam arti melihat sejauhmana dosa dan perilaku buruk yang telah kita perbuat selama ini dengan niat untuk tidak mengulanginya kembali dan bertaubat dengan sungguh-sungguh.

" Yang kedua adalah bagi mereka yang masih memiliki utang puasa di waktu-waktu lalu, harap segera membayarnya dengan melakukan puasa sebelum datangnya Ramadhan, " terangnya.

Selanjutnya, bagi seorang muslim, sebelum hadirnya Bulan Maghfirah itu, harus bisa saling memaafkan satu sama lainnya. " Kita minta maaf pada orang lain, karena pasti pernah punya salah. Begitu pula, kita harus memaafkan kesalahan orang lain, " ucap Kyai lulusan Pontren Gontor ini.

Yang keempat, imbuhnya, sebaiknya kita memiliki target untuk ibadah sebaik mungkin di Bulan Ramadhan yang akan datang sebentar lagi. " Kalau dulu kita belum bisa khatam Al-Qur'an, untuk Ramadhan kali ini, targetkan bisa khatam, usahakan minimal sekali secara sendiri, bukan berjamaah, " ujarnya.

Terakhir, sebelum datang Ramadhan, kita harus memohon kepada Alloh SWT agar dipertemukan dengan Ramadhan tahun ini, dan seterusnya.

" Kita juga harus bertekad merubah perilaku yang buruk dan memperbaiki kualitas ibadah kita. Jadikan Ramadhan sebagai titik tolak perubahan ke arah yang lebih baik, " pungkasnya. (nars)