Berita Terkini

CABUP ACEP PURNAMA LESTARIKAN SENI TRADISIONAL OBROG


KUNINGAN – Seni tradisional Obrog adalah kesenian musiman yang biasa hadir setiap datang Bulan Suci Ramadhan. Seni Obrog ini bisa ditemukan di desa-desa sebagai sarana untuk membangunkan warga agar bisa bersantap sahur pada waktunya.

Para pemain obrog biasanya menggunakan alat musik tabuh, berupa genjring, dogdog, beduk dan sejenisnya. Dengan pukulan yang mengandung ritme tertentu, Seni Obrog biasanya juga dibarengi oleh lantunan-lantunan sholawat.

Calon bupati pertahana, Acep Purnama, memandang perlu adanya upaya untuk menjaga dan melestarikan kesenian tradisional tersebut. Untuk itu, pihaknya melalui Purnama Center, Sabtu (26/5) malam menggelar perlombaan Obrog, di pelataran parkir sekretariatnya, di Jalan Jagabaya, Kuningan.

Sedikitnya 10 grup kesenian obrog dari berbagai desa di kabupaten kuningan dan 9 grup musisi jalanan serta komunitas pengamen, ikut memeriahkan lomba tersebut. Suasana semakin meriah ketika Calon Bupati Kuningan, Acep Purnama tiba di lokasi kegiatan dan membuka secara resmi lomba obrog.

Cabup Acep Purnama saat membuka kegiatan, memaparkan bahwa selain untuk menyemarakan Bulan Suci Ramadhan, lomba juga ditujukan untuk menjaga tradisi kesenian daerah yang sudah sejak zaman dahulu ada, agar tetap lestari.

“ Obrog merupakan kesenian tradisional yang rutin hadir setiap kali memasuki bulan suci ramadhan. Tradisi yang sudah ada sejak dahulu, kita harus bisa menjaga tradisi tersebut. Saya sangat senang bisa berkumpul dengan beberapa grup obrog dari berbagai desa di kabupaten kuningan ini,” papar Acep.


Ia berharap agar para peserta bisa mengikuti lomba dengan jujur dan menjaga sportivitas. 

“ Jaga terus kebersamaan ini sampai kapanpun. Dengan tidak ada sekat diantara pemimpin dan rakyatnya. Maka silaturahmi dan komunikasi akan tetap terjalin dan terjaga, ” harapnya.

Dari kegiatan lomba yang dilaksanakan, tampil sebagai Juara 1, Grup Birpa (Barisan Relawan Perjuangan) dari Desa Mulyajaya, Kecamatan Cimahi. Sementara posisi Juara 2, diraih oleh Grup Bumur dari Kelurahan Winduhaji, Kecamatan Kuningan dan Juara 3 dimenagkan oleh Grup dari Kelurahan Awirarangan dari kecamatan yang sama. 

Ketiga juara lomba mendapatkan uang pembinaan, yang langsung diserahkan oleh Cabup yang berpasangan dengan Muhammad Ridho Suganda ini. (nars)