Berita Terkini

TIDAK KEBAGIAN KURSI NONTON DEBAT KANDIDAT PILKADA KUNINGAN? INI SOLUSINYA

KUNINGAN – Agenda Debat Publik atau Debat Terbuka ketiga Paslon Pilkada Kuningan 2018, memang menyita perhatian warga masyarakat yang penasaran dengan visi dan misi masing-masing paslon. 

Warga Kuningan juga ingin tahu sejauhmana program yang dimiliki ketiga Paslon yang akan mereka pilih 27 Juni nanti. Makanya, sejauh pantauan kuninganreligi.com, banyak warga yang mempertanyakan apakah agenda debat ini terbuka untuk umum atau dikhususkan bagi undangan saja.

Menanggapi hal itu, Komisioner KPU Kuningan, Asep Z Fauzi mengaku telah mempersiapkan segala sesuatunya untuk pelaksanaan acara Debat Publik, yang rencananya akan dilaksanakan Selasa (19/06/2018) malam di GOR Ewangga, Kompleks Stadion Mashud Wisnusaputra Kuningan.

" Termasuk prediksi membludaknya warga yang ingin melihat langsung pelaksanaan debat ini, kami telah mempersiapkan antisipasinya, " terang AsFa, sapaan akrabnya di GOR Ewangga Kuningan, Senin (18/06/2018).

Selain telah memastikan presenter cantik TVOne, Brigita Manohara, dan MC ternama, Gita Ekashila sebagai moderator dalam Debat tersebut, KPU Kuningan, kata AsFa, memastikan bahwa masyarakat Kuningan bisa mengakses berlangsungnya kegiatan tersebut secara mudah.

" Memang, untuk khidmatnya acara dan ketertiban, kursi di ruangan GOR terbatas hanya untuk 100 orang bagi setiap tim pasangan calon, ditambah beberapa perwakilan dari ormas dan unsur pemerintahan, " terangnya.

Namun, ucap AsFa, prosesi seru debat publik ini juga akan ditayangkan secara langsung melalui layanan streaming channel TVKuningan, 8 stasiun radio lokal dan RRI Cirebon. Sehingga warga yang tidak bisa masuk ke ruangan GOR Ewangga bisa menyaksikan dan mendengarkan berlangsungnya debat dari media tersebut.

" Sekaligus dibantu juga publikasi secara lebih luasnya oleh media lain. Seperti media cetak dan media online. Masyarakat umum, mulai dari perkotaan hingga pedesaan juga tentu punya hak atas tontonan debat publik ini, " tandasnya. 

Selain itu, guna mengatisipasi antusias warga untuk menyaksikan debat ini, AsFa menuturkan, KPU memberi intruksi kepada seluruh Panitia Pemungutan Suara (PPS) di 376 desa/kelurahan agar bisa menggelar nonton bareng. 

" Timses atau pendukung yang tidak masuk arena debat dapat berbaur di lokasi nobar di desa/kelurahan masing-masing. InsyaAllah semua kita upayakan demi lancar, tertib dan terciptanya kualitas pelaksanaan debat publik,” tandas pria asal Desa Kutaraja ini.

Ditambahkan Asfa, sajian debat publik oleh KPU Kuningan akan dikemas semenarik mungkin. Sebab selain ditata apik dengan jangkauan ke seluruh lapisan masyarakat, debat publik dipandu oleh moderator tingkat Nasional. Tak kalah menarik, usai sesi debat akan ditampilkan kreasi seni oleh Paslon atau tim pendukungnya.

“ Penampilan kreasi seni ini selaras dengan tema Pilkada sebagai wahana wisata politik dan edukasi demokrasi. Secara teknis Moderator tentu menjadi salah satu kunci kualitas acara debat publik. Maka selayaknya kita bersyukur bisa mendatangkan Moderator tingkat Nasional sekelas Brigita Manohara,” pungkasnya  (Nars)