Wednesday, July 4, 2018

kuningan religi

KODIM 0615/KUNINGAN TINGKATKAN KEAHLIAN PRAJURIT DALAM MENEMBAK


JALAKSANA - Sebagai prajurit TNI yang profesional, tentu dituntut menguasai segala medan pertempuran. Selain harus pintar berperang dan bertempur melawan musuh negara, prajurit TNI harus memiliki keahlian dalam menembak sasarannya, guna memenangkan pertempuran.

Dalam tujuan memelihara dan meningkatkan kemampuan menembak prajuritnya, Kodim 0615/Kuningan rutin menggelar latihan menembak dengan berbagai jenis senjata.

Seperti yang terlihat di Lapangan Tembak Desa Sukamukti, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, Rabu (04/07/2018), para prajurit TNI Kodim 0615/Kuningan diasah keahlian mereka dalam menembak sasaran. 

Kali ini, senjata yang dipakai latihan adalah menggunakan senjata ringan jenis Pistol FN46 Kaliber 9 mm dan senapan FNC Kaliber 5,56 mm. 

Senjata Pistol FN46, dikhususkan untuk latihan menembak bagi para Prajurit Perwira dengan sikap berdiri menggunakan dua tangan dari jarak 15 meter. Sedangkan senapan FNC A1 dipakai latihan menembak bagi pajurit Bintara dan Tamtama dengan sikap berdiri, dan duduk jarak 100 meter.

Dandim 0615/Kuningan, Letkol Inf Daru Cahyadi Soeprapto SSos MM, ketika ditemui disela kegiatan memaparkan bahwa latihan menembak yang dilaksanakan pihaknya kali ini akan berlangsung selama tiga hari, dari tanggal 03 hingga 05 Juli 2018.

" Kemampuan dan kemahiran menembak merupakan kemampuan dasar yang harus dimiliki oleh setiap prajurit TNI AD, tanpa terkecuali. 

Di samping itu, kriteria prajurit TNI AD yang profesional, selain harus jago perang, jago beladiri, berdisiplin dan memiliki fisik yang prima, juga harus jago tembak, " jelasnya.

Oleh sebab itu, Kodim 0615/Kuningan, aku Dandim, secara rutin terus berupaya memelihara dan meningkatkan kemampuan menembak prajuritnya.
 Meski berada di satuan teritorial, namun kemampuan menembak semua prajuritnya harus baik.

Sementara, dalam latihan menembak Triwulan II tahun 2018, bagi seluruh prajurit Bintara dan Tamtama, senjata yang digunakan adalah laras panjang FNC A1 dengan tiga sikap yakni sikap berdiri, duduk dan jarak 100 meter. 

Sebelum kegiatan dimulai, Komandan Latihan, Kapten Inf Teguh, mengingatkan kepada seluruh anggotanya agar memperhatikan faktor keamanan dan mematuhi setiap prosedur tetap pengamanan yang sudah ditetapkan TNI AD.

" Agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dan demi keamanan, seluruh  anggota diingatkan untuk mematuhi semua protap TNI AD, perhatikan faktor keamanan, " tegas pria yang juga menjabat sebagai Danramil 1512/Lebakwangi ini.(Nars) 

kuningan religi

About kuningan religi

Author Description here.. Nulla sagittis convallis. Curabitur consequat. Quisque metus enim, venenatis fermentum, mollis in, porta et, nibh. Duis vulputate elit in elit. Mauris dictum libero id justo.

Subscribe to this Blog via Email :