Header Ads

Ditanya Masalah Aksi Warga Tolak Galian, Bupati Acep: Segala Sesuatu Jangan Provokatif


KUNINGAN - Aksi sebagian warga Desa Luragunglandeuh, Kecamatan Luragung yang menuntut dibatalkannya pembukaan Galian Pasir di lingkungannya, terancam tidak berbuah manis. 

Hal ini, setelah adanya tanggapan dari pihak pemerintah, baik tingkat kecamatan, maupun kabupaten, yang cenderung mengatakan pengusaha galian telah memiliki ijin resmi melakukan usaha galian di lokasi tersebut.


Begitu pula diungkapkan Bupati Kuningan, H Acep Purnama, saat dimintai keterangan oleh awak media, selepas Rapat Paripurna di Gedung DPRD Kuningan, Selasa (14/05/2019) kemarin. Bupati Acep mengatakan, bahwa wajar jika ada penolakan dari warga. 

"Wajar jika ada penolakan, biarin aja, " jawabnya singkat.

Namun, ketika didesak media perihal ungkapannya kepada warga Luragung tempo hari, bahwa dirinya sebagai Bupati akan berusaha membendung masalah galian tersebut, Acep menjawabnya dengan nada tinggi.

" Galian apa? Kata Siapa? Siapa yang Kampanye-nya? Kampanyenya dimana? Kamu mau percaya ke saya apa ke sana?, " sergahnya balik bertanya kepada awak media.

Ia menambahkan, usulan-usulan itu bukan merupakan suatu janji. Acep malah menyarankan kepada media, agar segala sesuatu tidak bersifat provokatif. 


"Itu saya tidak pernah menjanjikan, tapi saya akan meletakkan dasar-dasar sesuai aturan yang baik dan benar, " tegas Acep.

Untuk diketahui, seperti yang dilansir kuninganmass.com tanggal 18 April 2018 lalu, saat menanggapi aspirasi warga Luragunglandeuh terkait adanya rencana galian pasir, Acep mencoba menjelaskan polemik yang terjadi.

" Izin (galian-red) tersebut keluarnya dari provinsi. Akan tetapi Saya berjanji akan berusaha membendung permasalahan ini," terang Acep disambut riuh takbir dari ratusan warga, saat itu. (Nars)

No comments

Powered by Blogger.