Headline

Hasil Sanding Data di Bandung, Sri Laelasari Ungguli Eka Satria?


KUNINGAN - Data perolehan suara hasil Pemilu 2019 yang telah dilakukan pleno rekapitulasinya oleh KPU Kuningan di tingkat kabupaten yang mendapat sanggahan dari pihak Tim Pemenangan Caleg DPRD Kuningan dari Gerindra, Dapil 1, Sri Laelasari, disandingkan di Bandung saat pleno tingkat provinsi berjalan, Sabtu (11/05/2019) kemarin.

Berdasarkan hasil sanding data antara KPU Kuningan, Bawaslu dan Tim Sri Laelasari tersebut, bahwa perolehan suara untuk dua caleg Gerindra Dapil 1 yang sebelumnya terpaut 7 suara, mengalami perubahan.



Sementara,  sesuai Pleno Rekapitulasi Penghitungan Suara Hasil Pemilu 2019 tingkat kabupaten, Caleg Eka Satria Ramadhan tercatat memperoleh 2120 suara, dan Caleg Sri Laelasari memperoleh 2113 suara.

Setelah dilakukan sanding data, terkoreksi, Caleg Eka Satria mengalami pengurangan 2 suara dan Caleg Sri Laelasari mengalami penambahan 10 suara. Sehingga berdasarkan hasil sanding data tersebut, Eka Satria mendapat 2.118 suara, sedangkan Sri Laelasari mendapat 2.123 suara.

Berdasarkan data tersebut, terkuak bahwa suara Caleg Sri Laelasari unggul 5 suara dari rival satu partainya Eka Satria.

Untuk diketahui sanding data dilakukan pada tiga dokumen hasil rekapitulasi suara, yakni C1 Plano, Salinan C1 dan Model DAA1. Data hasil rekapitulasi yang disandingkan adalah dari 4 TPS, yakni TPS 15 Kelurahan Cirendang, TPS 7 Kelurahan Cigadung, TPS 32 Kelurahan Kuningan dan TPS 4 Kelurahan Windusengkahan.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Bawaslu Jawa Barat mendapat permohonan koreksi dari Bawaslu Kuningan terkait hasil perolehan suara untuk DPRD Kabupaten Kuningan, karena terdapat selisih data suara.

Berdasarkan hal tersebut, Bawaslu Jabar merekomendasikan adanya sanding data kepada KPU Kabupaten/Kota untuk menyelesaikan masalah sengketa selisih suara yang terjadi di daerah.

Sementara pihak KPU Kuningan sendiri mengaku akan mengikuti apa yang direkomendasikan oleh Bawaslu Jabar.

"KPU Kuningan senang karena dengan adanya sanding data tersebut, permasalahan yang dilaporkan peserta Pemilu ada solusinya dan bisa clear, " ujar Maman Sulaeman, Komisioner KPU Kuningan dalam pesan Whatsapp, Jum'at (10/05) sore.



Terkait kenapa baru digelar sanding data di tingkat provinsi, Maman mengatakan bahwa laporannya memang sudah masuk ke Bawaslu Jabar, sehingga ditangani di tingkat provinsi.

Jika ternyata dalam sanding data tersebut hasilnya terbukti data pelapor yang benar, KPU akan menindaklanjuti hasil rekom/putusan dari Jabar. "Tentunya sesuai regulasi/aturan dan arahan pimpinan KPU Jabar, " ucap Maman. (Nars)

No comments