40 Produk UMKM Kuningan Meriahkan Malam Puncak Harlah KNPI


KUNINGAN (KR) – Sebanyak 40 produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) mulai dari makanan ringan olahan, kopi lokal Ciremai olahan, produk konveksi, boled cilembu, hingga jasa perawatan bayi ikut memeriahkan acara Expo Karya Pemuda yang diadakan DPD KNPI Kuningan, Sabtu (20/07/2019). 

Expo tersebut digelar DPD KNPI Kuningan di Amphitheatre Taman Kota Kuningan dalam rangka Malam Puncak Harlah KNPI.

Ketua Pelaksana Expo Karya Pemuda, Ageng Sutrisno, menuturkan kegiatan expo tersebut bisa menjadi ruang bagi para pelaku usaha khususnya UMKM untuk mengenalkan produk olahan sendiri. 


"Tak hanya menjadi ruang promosi bagi UMKM, ke depan KNPI akan berupaya untuk memberikan pembinaan secara berkelanjutan bagi para UMKM," janjinya

Dalam expo itu, pihaknya mengaku menghadirkan UMKM yang selama ini cenderung belum cukup dikenal secara luas. 

"Kita juga gandeng beberapa corporate, Alhamdulillah secara finansial dari salah satu bank pemerintah siap mensuport dan market place dari salah satu situs jual beli onlibe juga siap untuk menggandeng para UMKM ini,” ujarnya.

Pihaknya menilai, expo ini sebagai salah bhakti pemuda khususnya KNPI agar bermanfaat bagi para pelaku usaha di Kuningan. Disisi lain, Ia melihat bahwa UMKM itu cenderung masih menjalankan bisnisnya secara koservatif.

“Artinya apa, bahwa kebanyakan UMKM ini masih dor to dor, dari rumah ke rumah. Adanya expo ini bukan saja dikenal di darat, namun produk mereka juga akan dipasarkan secara online melalui market place,” terangnya.

Pihaknya mengaku, expo ini rangka mempersiapkan para pelaku usaha menghadapi revolusi industri 4.0 agar mampu bersaing di dunia bisnis saat ini. Ditambah expo ini tanpa dipungut biaya sepeserpun bagi para UMKM yang ingin terlibat.


Pihaknya berkomitmen, bagi semua UMKM yang ikut akan dilakukan pembinaan agar terus dapat mengoptimalkan pemasaran dan penjualan. Bahkan dari jumlah saat ini, KNPI berencana menambah kembali para pelaku usaha agar menjadi UMKM binaan DPD KNPI Kuningan.

“Jadi mereka akan mendapat nutrisi yang kuat untuk menghadapi bisnis di era revolusi industri 4.0 ini. Adakan pelatihan bareng corporate, bareng vendor-vendor, kita datangkan ahlinya, bagaimana pembinaan itu tidak hanya hari ini tapi before and after (sebelum dan sesudahnya), kita kan ngobrolin masa depan bukan masa lalu apalagi masalah loe,” pungkasnya.(Nars)

No comments

Powered by Blogger.