Waspada Perlu, Kenali Lima Hal Ini Sebelum Anda "Ubah Wajah Jadi Tua" di FaceApp



KUNINGAN (KR) - Aplikasi berbasis android yang sudah lama dirilis dari Negara Beruang Putih, Rusia, FaceApp, menjadi viral akhir-akhir ini di Indonesia. Tak terkecuali di kalangan netizen warga Kabupaten Kuningan, beberapa pengguna media sosial nampak asyik memposting hasil editan wajah mereka menjadi seolah puluhan tahun lebih tua.

Malahan, di kalangan artis dan penggiat media sosial hal ini menjadi booming saat ada Tagar #AgeChallenge menjadi trending topik.

Sebelum terlanjur asyik menggunakan aplikasi "pengubah wajah menjadi nampak tua" ini, ada baiknya kita mengenal beberapa hal dasar dari kebijakan aplikasi tersebut. Jangan sampai, saking asyiknya membayangkan bagaimana wajah kita saat tua nanti, kita malah terjebak dalam memberikan data pribadi ke orang lain, yang tentunya sangat beresiko bagi keamanan data maupun akun dunia maya yang kita miliki.


Seperti yang dilansir Channel Youtube Washington Post, yang berjudul "Lima Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Kamu Mengedit Wajah di Aplikasi FaceApp", yang diterbitkan Rabu (17/07/2019), bahwa ada lima hal penting terkait bagaimana keamanan data kita saat kita menggunakan aplikasi FaceApp tersebut.

Aplikasi FaceApp yang sedang viral tersebut ternyata dinilai oleh pemerintahan Amerika Serikat sebagai bentuk ancaman tersimpannya data personal warga mereka oleh Pemerintah Russia. Hingga Pemerintah AS mewanti-wanti warganya untuk tidak membeikan data penting mereka saat menggunakan aplikasi tersebut.

Apakah bagi kita, warga Indonesia juga berlaku demikian?  tentu, dalam menggunakan aplikasi apapun di dunia maya sebaiknya kita lebih berhati-hati dalam mengunggah atau memberikan data personal, apalagi yang berdifa rahasia, untuk keamanan kita, agar di kemudian hari tidak terjadi hal yang tidak kita inginkan.

Untuk diketahui, aplikasi FaceApp ciptaan Orang Rusia bernama Yaroslav Goncharov ini, menggunakan kecerdasan buatan untuk membuat foto orang terlihat lebih tua atau lebih muda. Setelah aplikasi ini melesat ke puncak tangga aplikasi, banyak pemberitaan yang memberi peringatan bagi penggunanya.

Menurut Washington Post (WP), setelah mencari tahu tentang aplikasi tersebut langsung dari CEO-nya, ada lima hal yang harus Anda ketahui tentang kebijakan privasi FaceApp.

Nomor satu, data apa yang mereka ambil? 

FaceApp CEO memberi tahu WP bahwa aplikasi itu mengunggah foto Anda dan memprosesnya jaringan komputasi awan (cloud). 

"Aplikasi ini memiliki akses ke seluruh rol kamera Anda, tetapi hanya mengunggah satu gambar yang Anda pilih, kata mereka. Anda juga tidak perlu memberikan faceApp nama atau email Anda," terang Washington Post.

Nomor dua. Berapa lama mereka memegang data Anda?

Ketentuan layanan aplikasi memberikannya lisensi "abadi" untuk apa pun yang Anda unggah. Tetapi FaceApp mengatakan akan menghapus sebagian besar foto dari server setelah 48 jam.

Nomor tiga, apa yang mereka lakukan dengan data Anda?

Persyaratan aplikasi memberikannya hak untuk melakukan apa pun yang diinginkannya melalui "lisensi sub-lisensi yang tidak dapat dibatalkan, tidak eksklusif, bebas royalti, mendunia, dibayar penuh, dapat ditransfer."

Ini berarti data Anda, jika pun ada, itu milik mereka, hanya milik mereka, gratis, di mana saja dan selamanya. Tetapi, CEO FaceApp mengatakan bahwa mereka tidak menggunakan wajah kita untuk identifikasi wajah atau tujuan lain yang tidak terkait dengan tujuan kreatif utama aplikasi.

Nomor empat. siapa yang memiliki akses ke data kita? 

CEO FaceApp mengatakan, tidak siapapun, termasuk pemerintah Rusia, juga tidak mendapatkan akses ke foto Anda. Kecuali Anda sudah pernah tinggal di Rusia, data tidak pernah ditransfer ke sana. 

Nomor lima, bagaimana Anda bisa menghapus data Anda?


Jawabannya tidak bisa. Hanya dengan menghapus aplikasi dari ponsel Anda tidak akan menghapus apa yang telah disimpan FaceApp di cloud.

Langkah alternatifnya, Anda dapat meminta FaceApp untuk menghapus apa yang telah disimpan, tetapi ini adalah proses yang berbelit-belit. Untuk saat ini, Anda harus menggali melalui menu pengaturan dan melaporkan bug dengan kata "privacy" di baris subjek.

Baik itu untuk FaceApp atau aplikasi apa pun, ini adalah lima pertanyaan yang harus Anda tanyakan tentang layanan apa pun. Tentunya jika Anda akan percaya dengan sesuatu yang sama berharganya dengan wajah Anda.

(Nars dari berbagai sumber)

No comments

Powered by Blogger.