Mencegah Lebih Baik daripada Kecopetan



KUNINGAN - Jika kita berada di keramaian, dimana ratusan bahkan ribuan manusia berkumpul dalam satu lokasi, ada baiknya kita mengamankan barang-barang berharga yang kita bawa. Apakah itu gadget, uang, perhiasan, maupun barang lainnya yang kita sayangi.

Karena di tengah kerumunan, tidak semua orang memiliki fikiran bersih. Banyak kepala, banyak pula apa yang mereka pikirkan. Tidak mustahil, di sekitar lokasi kita berdiri atau duduk, bekeliaran tangan-tangan jahil yang siap kapan saja mengambil barang berharga milik kita.

Seperti di area Pekan Raya Kuningan (PRK) 2019 yang saat ini sedang berlangsung pembukaannya di Kompleks Terminal Tipe A Kertawangunan. Ribuan pengunjung, sangat padat, membludak, semuanya ingin menyaksikan apa yang dipertunjukkan di panggung utama. Tidak sedikit pula yang berdesakan memadati stand-stand yang ada.



Di tempat seperti itulah terkadang kita lengah dari pengawasan terhadap barang-barang berharga kita. Karena saking asyiknya terpukau dengan suasana di sekitar.

Untuk mencegah agar barang-barang berharga kita tetap aman, kuninganreligi.com berikan beberapa tips agar kita terhindar dari tangan-tangan jahil para pencopet di tengah keramaian.

Di suasana seperti inilah terkadang kita lengah dengan barang
berharga yang kita bawa
1. Kewaspadaan Paling Utama
Di tengah kerumunan orang, terkadang kita bisa lengah dari kondisi kita sendiri. Apakah itu karena asyik ngobrol dengan teman, terburu-buru, atau sibuk mengambil gambar dengan handphone kita, sementara kita tak memperhatikan tas dan dompet yang kita bawa.

Di situlah kita perlu meningkatkan kewaspadaan. Perhatikan sekeliling kita meski kita dalam kondisi beraktivitas. Kehati-hatian adalah modal utama. Selalu konsentrasi dengan kondisi kita, akan membuat kita aman dari incaran para pencopet.

2. Cara menyimpan barang berharga
Sebaiknya kita menyimpan barang berharga yang kita miliki serapih mungkin. Handphone, uang, dompet, jangan sekali-kali disimpan di saku celana, atau bahkan di dalam tas gendong dan tas selempang. 
Usahakan barang-barang berharga itu ada dalam dekapan tangan kita. Bisa juga dengan menyimpan tas di dada kita dengan cara dipeluk menggunakan tangan.

Selain itu, ini tips lainnya yang bisa dicoba agar terhindar dari pencopetan. Karena mencegah lebih baik daripada kecopetan;

- Buat tempat menyimpan barang berharga anda selain di kantong, di saku, di dompet, di tas, dll yang tidak terpikirkan oleh para copet seperti membuat saku di perut yang tidak terlihat dari luar, di pakain dalam / pelapis, dsb.

- Jangan taruh kartu identitas, kartu atm dan surat berharga lain di dalam dompet agar jika dompet kecopetan barang anda tidak hilang semua. Yang pasti capek deh kalau harus mengurus ktp, sim, atm, karpeg, kartu kredit, dsb dalam satu waktu.

- Gunakan pakaian yang kantong atau sakunya ketat dengan bahan yang tidak mudah robek disilet seperti celana jeans agar si pencopet kesulitan memasukkan tangan ke dalam saku celana.

- Taruh atau gantungkan tas anda pada bagian depan tubuh anda di daerah yang mudah terlihat mata dan dapat anda lindungi dengan tangan anda.

- Simpan uang cadangan di bagian lain agar apabila copet mencopet dompet anda, anda masih bisa pulang dengan uang cadangan tersebut.



- Persulit copet dalam mencopet barang pribadi berharga anda seperti misalnya dengan rantai besi, saku celana berrisleting atau berkancing, menaruh barang di pakaian bagian dalam (pakai jaket), dsb.

- Jangan undang perhatian copet dengan handphone yang berjendol di saku celana, uang yang terlihat menyembul dari saku, saku yang longgar mudah dijangkau tangan kosong, dll.

- Waspada selalu ketika berada di tempat ramai atau kerumunan orang walaupun di tempat yang anda rasa aman.

- Jebak copet dengan dompet yang tidak berisi, ponsel mainan, dan lain sebagainya. Simpan barang yang asli di tempat yang sulit dijangkau para copet.

- Berdoalah kepada Allah SWT agar anda dilindungi dari aksi jahat para pencopet yang pengecut serta anda selamat dari berbagai marabahaya lain di perjalanan. (Nars/dari berbagai sumber)

No comments

Powered by Blogger.