Rumah Buruh Tani di Tajurbuntu Terbakar, Kerugian Capai Rp 67,5 Juta



KUNINGAN - Rumah pasutri Owi (46 tahun) dan Misrati (42 tahun), warga RT 01 RW 02 Blok Bumi Wangi, Desa Tajurbuntu, Kecamatan Pancalang, hampir ludes terbakar api, pada Senin (21/10/2019) siang. Dari luas rumah keseluruhan 96 meter persegi, sekira 42 meter persegi dilalap si jago merah yang mengamuk siang itu.

Kejadian bermula saat warga setempat melaporkan adanya rumah yang terbakar kepada anggota Damkar yang kebetulan sedang bertugas di wilayah Kecamatan Pacalang, Dayat Hidayat dan Moch Solih. Mereka kemudian meneruskan laporang tersebut ke kantor pusat UPT Damkar Satpol PP Kuningan.



Tak menunggu lama, 4 petugas dan 1 unit Randis Damkar berangkat menuju TKP,  dan tiba 25 menit kemudian. Dibantu warga setempat, anggota Kepolisian Sektor Pancalang, dan anggota Koramil Pancalang, akhirnya api  bisa dipadamkan tiga perempat jam kemudian.

PLT Kepala UPT Damkar Satpol PP Kuningan, M Khadafi Mufti mengatakan,  penyebab kebakaran diduga dari konsleting listrik yang berasal dari ruangan kamar. 

"Cepatnya laporan kejadian serta bantuan warga setempat dan koordinasi lintas sekoral antara aparat pemwrintahan desa, babinsa dan babinkamtibmas yang baik, dapat menyelamatkan bangunan lainnya tidak terbakar, " kata Khadafi.



Dari kejadian tersebut, Owi dan istrinya harus menanggung kerugian tertaksir sebesar Rp 67,5 juta. Selain atap rumah yang ambruk terbakar, perabotan rumah tangganya pun ikut hangus.

"Jarak tempuh kantor Damkar dengan TKP sangat jauh, ditambah terbatasnya personil Damkar dan sumber air untuk pemadaman sangat sulit menjadi hambatan kami dalam pemadaman api pada kejadian tersebut, " jelas Khadafi.

Pihaknya tetap menghimbau agar warga masyarakat waspada terhadap bahaya kebakaran dengan memeriksa Tungku api, Instalasi Listrik, kompor gas dan lain-lainnya.  (Nars)

No comments

Powered by Blogger.