Header Ads

Tungku Dibiarkan Menyala, Akibatnya Rumah Rasba Terbakar


KUNINGAN - Pasangan suami-istri Rasba (65 tahun) dan Acih (55tahun), warga Rt 07 Rw 02 Blok Pahing Desa Cinagara Kecamatan Lebakwangi baru saja mengadakan tasyakuran di rumah mereka pada Rabu (09/10/2019).

Mereka tidak menyangka sedikitpun akan kehilangaan tempat tinggal mereka karena musibah kebakaran. 

Menurut saksi Engkos Kosasih (38 tahun) yang juga menjabat sebagai Sekdes Cinagara, mengatakan bahwa api yang membakar rumah Rasba terlihat membesar sejak pukul 19:00 WIB malam itu.

"Terlihat api sudah membesar begitu saja dari dapur rumah sebelah barat. Kemudian api merambat membakar bangunan dapur dan ke ruang tengah rumah, " terang Engkos.



Meski agak terlambat, pukul 19.33 WIB, warga sekitar TKP yang bernama Asep Supriyadi  (35 th) menginformasikan kejadian kebakaran ke kantor UPT Damkar Satpol PP Kabupaten Kuningan melalui sambungan telepon. 

Kontan, setelah menerima laporan UPT Damkar menurunkan 2 unit damkar, dan 7 anggota Damkar berangkat menuju TKP, dan tiba di TKP pukul 19.50 WIB.

Dibantu warga setempat, anggota Kepolisian Sektor Lebakwangi, anggota koramil Lebakwangi, anggota Satpol PP Kecamatan Lebakwangi, api baru bisa dipadamkan pada pukul 21.30  WIB atau sekira 2 jam setengah kemudian.

"Penyebab kebakaran diduga dari tungku yang masih menyala yang ditinggalkan, dan lupa dimatikan oleh pemilik rumah. Taksiran kerugian mencapai Rp 156 juta," jelas PLT Kepala UPT Damkar Kuningan, M Khadafi Mufti memberikan keterangan kepada media, Rabu malam.



Akibat  kebakaran, imbuh Khadafi, keluarga Rasba memerlukan bantuan perbaikan Rumah, Obat-Obatan, makanan dan lain-lain. 

Terlambatnya laporan kejadian kebakaran menjadi alasan tidak maksimalnya pemadaman. Selain itu, kata Khadafi, jarak tempuh kantor Damkar dengan TKP sangat Jauh dan juga terbatasnya personil damkar serta sumber air yang minim karena musim kemarau.  (Nars)

No comments

Powered by Blogger.