Warga Terdampak Bencana di Cigerut Segera Tempati Rumah Baru


KUNINGAN - Warga Dusun Cigerut Wetan dan Cigerut Kulon, Desa Cipakem, Kecamatan Maleber yang terdampak bencana tanah longsor dan pergerakan tanah beberapa waktu lalu bisa bernafas lega. Hal ini disebabkan Pemerintah Pusat melalui Kementerian PUPR menggelontorkan bantuan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya Pembangunan Baru (BSPS PB) Tahun 2019 kepada mereka.

Sebanyak 163 unit rumah baru akan segera dibangun mulai pekan ini. Pembangunan tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Kuningan, H Acep Purnama, pada Jum'at (18/10/2019) kemarin di lokasi rencana pemukiman warga Desa Cipakem. 



“ Lokasi ini nanti akan menjadi perkampungan yang baru dan sangat luar biasa dengan berdirinya 163 rumah baru dari program BSPS PB ini. Saya berharap pembangunan perumahan  ini akan berjalan lancar dengan dorongan semangat warga Desa Cipakem yang saling bergotong royong," kata Acep saat sambutan dalam acara tersebut.

Ia mengucapkan banyak terima kasih pada pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR yang telah memberikan bantuan program BSPS pembangunan baru, guna meningkatkan kualitas perumahan bagi masyarakat.

Sementara, terkait besaran bantuan, Acep menjelaskan total bantuan per rumah dari program BSPS Pembangunan Baru ini sebesar 35 juta. 



"Saya berharap pembangunan perumahan swadaya ini baik tetangga sekitar maupun saudara dapat ikut serta membantu menyumbangkan baik berupa tenaga maupun pikiran dengan semangat bergotong rotong sehingga perumahan ini dapat terselesaikan tepat waktu dan segera dihuni memenuhui unsur rumah layak aman dan nyaman, " paparnya.

Kegiatan peletakan batu pertama tersebut dihadiri juga oleh Kasubdit Pemantauan & Evaluasi Direktorat Rumah Swadaya Kementerian PUPR Cokro , ST., M.Si, Kasatker Rumah Swadaya Sardju Bindarum, S.St, Kepala DPRPP H. M. Ridwan Setiawan, M. Si, Camat Maleber, Kepala Desa Cipakem, serta masyarakat Desa Cipakem yang menerima bantuan BSPS Pembangunan Baru.(Nars)

No comments

Powered by Blogger.