Masih Sedikit Program Pro Rakyat di APBD Kuningan TA 2020?



KUNINGAN - Wakil Ketua DPRD Kuningan, Hj Kokom Komariyah, menilai bahwa porsi APBD Kuningan TA 2020 masih belum banyak beranjak dari tahun sebelumnya.

Hal itu Ia ungkapkan ketika ditanya terkait besaran porsi APBD untuk masing-masing pos anggaran oleh awak media setelah dirinya mengikuti rapat pembahasan APBD Kuningan TA 2020 di Gedung DPRD, Selasa (26/11/2019).



"Porsinya kayaknya belum beranjak banyak, belum ada perubahan APBD yang sehat. Hanya ada sedikit perubahan, apalagi sekarang kan P3K itu kan juga harus dianggarkan, " tuturnya.

Sedikitnya perubahan porsi APBD tersebut, imbuhnya disebabkan juga karena adanya kebijakan pemerintah terkait pembayaran biaya BPJS yang naik 100 persen.

"Mudah-mudahan di tahun 2021 ya, (tahun) kemarin juga dengan kondisi seperti ini ya banyak hal yang masih harus diperhatikan, " jelas Politisi dari PKS itu.

Meski begitu, Ia juga masih menyebut ada sedikit perubahan yang dinilai lebih pro rakyat dalam pos ABPD TA 2020. Kebijakan yang dinilai Pro Rakyat tersebut dicontohkannya adalah adanya anggaran untuk Program Gema Sadulur dalam APBD TA 2020.

"Tadi ada di beberapa dinas yang menjadi solusi, kalau gak salah di Komisi 2, bagaimana memberi perhatian tambahan pada masyarakat, " ucapnya.

Anggaran Pokir Anggota DPRD di APBD TA 2020



Ditanya tentang besaran anggaran pokok-pokok pikiran anggota DPRD, Ia tidak memungkiri masih ada kenaikan. Adanya anggaran Pokir tersebut, sambungnya, tidak terlepas dari sumpah jabatan Anggota DPRD saat dilantik.

"Kalau enggak ada Pokir ya enggak ada reses, Pokir itu juga ada payung hukumnya dan ketika kita kemarin dilantik itu ada sumpah dan janji, " tandasnya.

Ia menyebut, anggaran Pokir sudah sesuai aspirasi dari konstituen pada wakilnya di DPRD. Kepada wakilnya di DPRD, ujarnya, masyarakat datang meminta bantuan seperti rutilahu, perbaikan jalan dan lain sebagainya. (Nars)

No comments

Powered by Blogger.