Perbaikan Jalan Jalur Luragung - Cidahu Sudah Dianggarkan Rp 250 Juta



KUNINGAN - Camat Luragung, Beni Prihayatno, menanggapi datar, aksi warga Desa Luragung Landeuh yang "menanami" jalan berlubang dengan pohon pisang beberapa waktu lalu. Dikonfirmasi saat istirahat siang, Rabu (19/02/2020), Beni mengaku memaklumi adanya aksi warga tersebut, karena hal itu adalah hak mereka, menginginkan adanya perbaikan jalan yang sudah sangat rusak.

"Saya maklum, karena memang sudah lama jalan tersebut rusak, apalagi kalau hujan banyak genangan air. Aksi mereka menanami jalan berlubang dengan pohon pisang, mungkin upaya mereka agar jalan itu bisa segera diperbaiki," jelas Camat Beni.



Dirinya menyebut, selama ini pihak desa dan kecamatan sudah mengusulkan agar segera ada perbaikan jalan tersebut ke pemerintah kabupaten, karena jalur jalan itu merupakan jalan kabupaten. 

"Alhamdulillah sekarang sudah masuk penganggaran di tahun 2020 untuk perbaikan jalan Luragung-Cidahu. Besarannya di APBD sudah ada sekira 250 juta rupiah," terangnya.

Namun, besaran anggaran di tahun ini, imbuhnya, dirasa tidak akan cukup untuk membereskan masalah kerusakan jalan jalur Luragung-Cidahu yang lumayan besar volumenya.

"Sehingga di dalam Musrenbang kita masukkan lagi usulan untuk tahun 2021 agar ada lanjutan dari penyelesaian perbaikan jalur Luragung-Cidahu ini," ujarnya.

Beni berpendapat, kerusakan jalan di jalur tersebut disebabkan jeleknya drainase atau tidak adanya saluran air di kanan kiri jalan. Sehingga, tambahnya, meski tiap tahun ada perbaikan badan jalan, jika tidak ada upaya pembuatan drainase, jalan tersebut akan selalu mengalami kerusakan.

"Untuk perbaikan drainase sendiri, belum bisa dijangkau anggaran yang ada. Makanya Pak Bupati pernah menyampaikan sedang menyusun rencana peraturan Bupati agar untuk perbaikan atau pembangunan drainase bisa menggunakan anggaran yang ada di desa walaupun itu jalan Kabupaten sehingga ada payung hukum yang jelas," kata Beni.



Sebelumnya diberitakan warga Desa Luragung Landeuh, Kecamatan Luragung, nekat "menanami" badan jalan yang rusak dengan pohon pisang. Aksi mereka sempat viral di media sosial netizen Kuningan, saat banyak pihak yang membagikan video penanaman pohon pisang tersebut.

Ukuran kerusakan jalan berlubang sekira 1 Km, jika di musim hujan nampak seperti kubangan. Warga setempat banyak berharap agar ada perbaikan yang maksimal untuk jalan tersebut, agar kecelakaan di jalan raya bisa dihindari. (Nars)

No comments

Powered by Blogger.