Antisipasi Gejolak Jika Diterapkan PSBB, Polres Kuningan Gelar Simulasi TFG


KUNINGAN - Langkah antisipatif untuk menjaga kemungkinan terburuk jika terjadi gejolak masyarakat akibat pandemi Covid-19 dilakukan Kepolisian Resor (Polres) Kuningan dengan menggelar simulasi Tactical Floor Game (TFG) Sispamkota. Kegiatan simulasi digelar Rabu (08/04/2020) bertempat di Aula Wira Satya Pratama Mapolres Kuningan dengan dipimpin Kapolres Kuningan, AKBP Lukman Syafri Dandel Malik.

Simulasi TFG, jelas Kapolres, dilaksanakan dalam rangka rencana kontinjensi Ops Aman Nusa II terkait penanganan Pandemi Covid-19 di Wilayah Hukum Polres Kuningan.



"Simulasi TFG ini merupakan bagian dari skenario yang digelar dalam rangka Simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) terkait penanganan pandemi Covid-19, " terangnya kepada media. 

Giat yang dihadiri juga oleh Dandim 0615 Kuningan, Letkol Inf. Karter Joyi Lumi tersebut, mempertunjukkan stimulasi penanganan, strategi dan persiapan-persiapan rencana aksi yang akan dilakukan oleh Polres Kuningan jika terjadi gejolak di masyarakat, seandainya terjadi  pemberlakuan status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Kuningan akibat meluasnya ancaman penyebaran Covid-19.

"Untuk hari ini, DKI Jakarta dan lima kota /kabupaten di Jabar telah memberlakukan PSBB. Kabupaten Kuningan belum,  " kata Kapolres.

Dalam upaya antisipatif jika nanti ada pemberlakuan PSBB di Kuningan, Kapolres mengatakan, bukan hanya Polisi yang berperan. Operasi ini juga melibatkan Pemkab, Kodim dan juga masyarakat.

"Mengatasi penyebaran Covid-19 diperlukan keterpaduan dengan seluruh unsur yang ada agar terjadi kesamaan persepsi supaya gerak dan langkah di lapangan dapat dilakukan sesuai kesepakatan yang sudah ditetapkan, " ujarnya. 

Dengan stimulasi TFG ini, sebutnya,  maka hal-hal yang menjadi atensi terkait adanya gejolak di masyarakat dapat ditangani segera. Ketika dibutuhkan, pihaknya sudah siap dalam melaksanakannya.



Sementara, Dandim 0615 Kuningan, Letkol Inf. Karter Joyi Lumi mengatakan semua unsur ini harus bersama-sama dalam membantu penanganan penyebaran Virus Covid-19. 

"Jangan mementingkan ego tapi kita bersama untuk kepentingan masyarakat Kabupaten Kuningan," ucap Dandim. (Nars) 

No comments

Powered by Blogger.