Bupati Kuningan Nyatakan Desa Cikaso Steril dan Sehat, Jangan Dikotomikan Lagi Warga Cikaso


KUNINGAN - Pada hari kedua pelaksanaan PSBB tahap 3, Bupati Kuningan, H Acep Purnama,  bersama rombongan Muspika Karamatmulya, melakukan kunjungan ke Desa Cikaso. Dalam kunjungannya,  Bupati melakukan pemantauan kondisi terkini warga setempat setelah sejak 14 hingga 19 Mei 2020, mendapat kebijakan karantina lokal, dan selama 10 hari terakhir juga melakukan PSBB mengikuti kebijakan Pemkab Kuningan.



Setelah melakukan monitoring, Bupati Acep memberikan pernyataan tentang kondisi kehidupan warga Desa Cikaso paska penerapan karantina lokal dan PSBB tahap 2, terkait kemajuan penanganan pencegahan wabah corona di desa tersebut.

"Saya saat ini berada di Desa Cikaso, bersama Pak Staf Ahli,  Muspika, Kepala Desa dan tokoh masyarakat lainnya.  Saya sampaikan pada khalayak semuanya,  bahwa Desa Cikaso sudah sehat dan tidak terjadi apa-apa,  " ungkap Bupati.

Ia juga mengatakan bahwa dengan dinyatakannya Desa Cikaso sudah steril (dari penyebaran Covid-19-red), maka terhadap warga setempat, tidak boleh ada lagi pihak yang mendikotomi dan mendiskriminasi.

"Kepada perusahaan-perusahaan yang sebelumnya telah memperkerjakan warga Cikaso agar bisa menerima kembali mereka untuk bekerja, " tegasnya.

Acep juga menghimbau kepada warga di luar Desa Cikaso,  agar membuka kembali pergaulan yang selama ini sempat terjadi saling curiga akibat pandemi Covid-19 ini. 

"Buat warga di luar Desa Cikaso,  tolong diterima bahwa warga Cikaso sehat dan Desa Cikaso sudah kembali dalam kondisi normal,  " ujarnya,  disambut teriakan takbir puluhan warga yang menyaksikan pernyataan Acep di halaman Balai Desa setempat. 

Terpisah, salah seorang warga Desa Cikaso,  Maman Sutarman,  mengapresiasi kunjungan Bupati bersama rombongan.

"Kami menyambut baik kunjungan Pak Bupati, (pernyataan Bupati) tersebut yang kami harapkan selama ini. Memang kondisi selama ini setelah PSBB berjalan,  Desa Cikaso sudah sehat,  " kata pria yang juga menjabat Ketua RT 15 ini. 

Maman mengungkapkan, bahwa seluruh akses jalan di Desa Cikaso sudah beberapa hari dibuka kembali,  warga pun sudah beraktifitas seperti biasanya. 

"Meski ada kelonggaran dalam beraktifitas, namun kami tetap melakukan protokol kesehatan, " tuturnya. 

Bupati, kata Maman,  berjanji akan memberikan surat pada para pengusaha agar warga Desa Cikaso yang semula diberhentikan kerja karena kondisi pandemi,  agar bisa diterima kembali bekerja. 

"Lockdown di Desa Cikaso sudah selesai, dan dibuka seperti biasa. Adapun warga yang masih dirawat di RS, tetap akan dilakukan pemantauan dan isolasi mandiri, setelah nanti dinyatakan sembuh,  " papar Maman. 

Sebelumnya, warga Desa Cikaso,  akan meminta audiensi dengan Bupati, terkait kondisi kehidupan masyarakat saat penerapan PSBB.  Namun karena Bupati telah menyatakan Desa Cikaso dalam keadaan sehat,  maka audiensi itu tidak jadi dilaksanakan. 

Mereka hanya menunggu surat pernyataan tertulis dari Bupati Kuningan terkait pernyataannya hari ini. 



Ia berharap,  dengan dinyatakannya Desa Cikaso kembali bersih,  sehat dan normal kembali, agar warga Kuningan bisa menerima kembali warga Cikaso dalam pergaulan sehari-hari. 

"Jangan ada dikotomi dan anggapan miring lagi tentang warga Desa Cikaso,  " tukasnya. (Nars) 

No comments

Powered by Blogger.