Sosialisasi PSBB Dimulai di Enam Pasar, Acep Bergerak di Wilayah Utara, Edo di Wilayah Kota


KUNINGAN - Bupati Kuningan, Acep Purnama, bersama rombongan Forkopimda didampingi Wabup, M Ridho Suganda dan Sekda, Dian Rachmat Yanuar, bergerak dari Pendopo Setda Kuningan, Jum'at (01/05) pagi ke pasar-pasar tradisional di beberapa wilayah untuk menyosialisasikan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Penerapan PSBB di Kabupaten Kuningan bersamaan dengan seluruh kabupaten/kota di Jawa Barat, akan dimulai pada Rabu (06/05) pekan depan.



"Pak Gubernur memberikan kebijakan dalam pelaksanaan PSBB nanti disesuaikan dengan kondisi di daerah masing-masing. Yang penting semua kabupaten/kota melaksanakannya, " kata Bupati Acep kepada kuninganreligi.com sebelum melepas rombongan sosialisasi.

Untuk di Kuningan, ujarnya, pemerintah akan menerapkan PSBB sebagai lanjutan dari Karantina Wilayah Parsial (KWP). Pelaksanaan PSBB tidak jauh beda dengan KWP, hanya saja waktunya yang ada penambahan.

"Kalau KWP dari pukul 18:00 WIB sampai 06:00 WIB pagi, pada saat PSBB nanti, disepakati tertib social distancing ini dilakukan selama 14 jam, yakni dari pukul 16:00 WIB sampai 06:00 WIB, " papar Acep.

Pertimbangan memajukan waktu pelaksanaan PSBB ini, kata Bupati, adalah pada saat Bulan Suci Ramadhan ini banyak warga, terutama para remaja yang melakukan kegiatan ngabuburit dengan tidak mengindahkan social distancing.

"Bukannya melarang, tapi kita hanya membatasi kegiatannya, " tandasnya.

Dalam PSBB ini akan dilakukan pengawasan yang lebih ketat dari KWP, dan juga perluasan wilayah. Dimana PSBB nanti akan diterapkan di 11 kecamatan.

"Untuk 11 kecamatan, akan diterapkan PSBB dengan pengawasan yang intensif, sementara untuk kecamatan lainnya, tetap seperti KWP dengan pengawasan yang tidak terlalu ketat, " terangnya.

Rombongan sosialisasi PSBB di pasar tradisional terbagi dua. Untuk rombongan Bupati, diikuti Dandim 0615/Kuningan, Letkol Czi Karter Joy Lumi, Sekda dan Ketua DPRD Kuningan, bergerak ke Pasar Cilimus, kemudian ke Pasar Kramatmulya dan Pasar Ciawigebang.

Sementara rombongan Wabup, diikuti Kapolres AKBP Lukman Syafri Dandel Malik, bergerak ke Pasar Baru, Pasar Kepuh dan Pasar Ancaran Kuningan.

Dalam sosialisasi, nampak rombongan menyusuri setiap gang di pasar tradisional tersebut menyambangi beberapa pedagang untuk memberitahukan bahwa mulai pekan depan akan diterapkan PSBB di Kuningan.

"Bapak, Ibu semuanya sudah tahu mulai Rabu besok akan diterapkan PSBB? Persiapkan dagangannya karena akan ada pengurangan waktu berjualan di pasar, jangan lupa saat berjualan maskernya dipakai, " demikian Wabup Ridho Suganda menyerukan sosialisasinya melalui pengeras suara portabel yang dibawa Kapolsek Kuningan.

Hampir setiap los pedagang didatangi Wabup Ridho dan Kapolres, sesekali rombongan sosialisasi juga memberikan masker kepada pedagang dan pengunjung pasar yang kedapatan tidak memakai masker. 



Rencana sosialisasi ini akan dilanjutkan lagi hari berikutnya di pasar-pasar tradisional yang belum tersentuh. Diharapkan saat diterapkannya nanti, masyarakat Kuningan sudah siap menjalani PSBB yang akan digelar selama 14 hari itu. (Nars)

No comments

Powered by Blogger.