UPT Damkar Sigap Tangani Genangan AIr Luragung Tonggoh, 7 Kepala Keluarga Bisa Tidur Nyaman


KUNINGAN - Adanya laporan dari Kepala Desa Luragung Tonggoh, Emnar Maesajenar, terkait bencana alam luapan air ke pemukiman warga Dusun Puhun Rt 04 Rw 02, segera ditindaklanjuti pihak UPT Damkar Satpol PP Kabupaten Kuningan.

Dengan menurunkan 1 randis Damkar dan 5 anggotanya, UPT Damkar Satpol PP Kuningan melakukan pembersihan dan penyedotan air yang menggenangi pemukiman warga.


Upaya pembersihan dan penyedotan air yang menggenang dilakukan bersama dengan aparat pemerintahan Desa Luragung Tonggoh, anggota Polsek Luragung, anggota Koramil Luragung, dan anggota BPBD Kabupaten Kuningan.

"Genangan air terjadi di wilayah tersebut yang menimpa 7 Rumah dengan 7 kepala keluarga. Alhamdulillah malam ini dapat kami tangani hingga air surut kembal, " terang Kepala UPT Damkar Satpol PP Kuningan, M Khadafi Mufti pada kuninganreligi.com, Senin (25/05) malam. 
Ia menjelaskan bahwa penyebab banjir dikarenakan adanya luapan air dari Situ Saeur yang masuk ke balong besar/situ. Diterangkan, posisi sungai berada di atas situ besar, dengan posisi berada di sebelah utara, dan sebelah selatannya pemukiman warga. 

"Akibat hujan besar, air masuk ke pemukiman warga. Sementara ini air sudah surut dari ketinggian 1 meter, setalah dilakukan penyedotan dengan menggunakan pompa air, air sudah surut dan warga sudah bisa beraktifitas kembali," papar Khadafi.

Pihaknya mengkhawatirkan terjadinya banjir susulan di wilayah tersebut, karena tidak adanya tembok penahan tebing (TPT) atau senderan dari sungai yang berada di atas Situ Saeur.



"Diperlukan pengerukan dan perbaikan drainase di lingkungan sekitar TKP banjir, supaya banjir tidak kembali masuk ke pemukiman warga, " tukasnya. (Nars)

No comments

Powered by Blogger.