Usaha Air Minum Terpuruk di Masa Pandemi, Eka Bangkit dengan Kaos Kecil-Kecil Kuda Kuningan


KUNINGAN - Menurunnya omzet usaha di tengah kondisi pandemi Covid-19 ini, bagi sebagian pelaku usaha menjadi keluhan. Bahkan tak sedikit para pelaku usaha yang mengaku bermodal kecil,  terpaksa menghentikan operasional usaha mereka sambil menunggu selesainya wabah ini.

Namun bagi Eka Sisangka (40 tahun), warga Desa Purwasari, Kecamatan Garawangi, lesunya usaha yang telah beberapa tahun digeluti, tidak membuatnya patah arang. Ia terus mencari peluang agar kesulitan ekonomi yang dialaminya bisa teratasi. 



"Memang di saat pandemi Covid-19 ini,  usaha depot air minum dalam kemasan dan jajanan anak yang saya geluti juga terdampak,  " ungkap Eka kepada kuninganreligi.com di rumahnya, Rabu (17/06/2020).

Ia mengaku,  dari usaha agen minuman, omzet turun drastis saat pandemi. Bahkan karyawan yang ada pun sebagian dirumahkan agar operasional perusahaan tetap berjalan. 

"Saat pandemi ini. daya beli masyarakat berkurang. Ditambah karena aturan, sehingha warga tidak ada yang menggelar hajatan dan sejenisnya, dan anak sekolah pun belajar di rumah sehingga otomatis kantin pun libur, " paparnya. 

Bermula dari rundingan kecil bersama rekan seangkatan waktu sekolah, Ia mencoba melirik usaha penjualan kaos bergambar. Dan ternyata setelah digeluti dalam beberapa bulan ini,  Eka merasakan ekonomi keluarganya bisa kembali bangkit. 

" Saat ini Saya, sedang promosi kaos "Kecil-Kecil Kuda Kuningan" (K4), produksinya memang tidak di sini tapi di Bandung. Alhamdulillah, sudah 500 buah dipesan masyarakat Kuningan, termasuk yang ada di perantauan, " ungkapnya. 

Dituturkannya, ide bisnis di tengah pandemi ini adalah bertema "Jajan Awet". Eka berjasama dengan sahabatnya di perantauan, Ade Kurnadi. Berawal dari membuat kaos khusus warga Desa Purwasari, yang labanya untuk dana kegiatan organisasi pemuda desanya di perantauan, yakni P4 Jaya. 

"Dari situ Saya kepikiran membuat kaos Kecil-Kecil Kuda Kuningan ini yang bergambar kuda untuk warga Kuningan, " imbuhnya. 

Saat ini Eka mengaku sedikit kewalahan dengan banyaknya pesanan. Saat ini Ia sedang memproduksi sebanyak 350 buah kaos K4 dengan berbagai ukuran dan warna. 

"Alhamdulillah, sekarang sudah ada 20 reseller yang ada di tiap wilayah kecamatan di Kuningan. Ada juga reseller di luar kota seperti di Bekasi, Jakarta, Depok, dan Tanggerang, " papar Dia. 



Ia boleh mengaku bangga sebab, selain membuka lapangan kerja baru bagi warga lainnya,  produk usaha pembuatan kaos berbahan katun Combed24S dengan sablon keren itu sudah sampai hingga Kepulauan Riau. 

"Harganya boleh murah tapi tidak murahan. Yang bikin Saya bangga Pak Bupati dan Wakil Bupati pun, kemarin sudah memakainya, " ujar Eka. (Nars) 

No comments

Powered by Blogger.