Yayan Iba: Berqurban, Ibadah Membahagiakan Kaum Miskin di Tengah Pandemi


KUNINGAN - Satu bulan lagi,  ummat Islam seluruh dunia akan memyambut tibanya Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriyah. Hari besar yang ditandai dengan ibadah Qurban, yakni menyembelih hewan yang kemudian dibagikan kepada warga lain, sebagai bukti ketaatan seorang hamba pada Tuhan.

Berbicara ibadah Qurban,  salah seorang penggiat usaha ternak Kabupaten Kuningan, Yayan Iba,  memandang bahwa ibadah itu sebagai ladang mengumpulkan pahala dengan berbagi pada sesama, khususnya kaum miskin.



"Apalagi di masa pandemi Covid-19 yang sudah masuk masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) atau new normal, banyak warga masyarakat yang membutuhkan uluran tangan akibat terdampak Covid-19. Merekalah yang harus dibantu,  " papar Yayan, saat dikonfirmasi kuninganreligi.com di rumahnya,  Rabu (24/06/2020).

Pria yang juga Ketua DPC Komunitas Sapi Indonesia (KSI) Kabupaten Kuningan melihat akibat pandemi Covid-19,  banyak orang miskin yang membutuhkan uluran tangan. Di saat Idul Adha atau yang biasa dikenal dengan Idul Qurban,  para dermawan maupun orang yang mampu diharap bisa menyisihkan hartanya untuk berqurban dan berbagi pada sesama.

"Ibadah Qurban,  juga bukti kita bersyukur atas nikmat dan rizki dari Alloh SWT. Hewan yang bisa dikurbankan bisa berupa Sapi, domba dan ataupun kambing, " ujarnya.

Yayan menambahkan, sebaik-baiknya kita memberi adalah yang lebih bagus yaitu, pada orang yang benar-benar merasa bahagia saat menerima bantuan berupa daging Sapi atau Domba yang sepanjang tahun tak pernah terhidang dirumahnya.

"Selain itu, daging adalah sumber protein untuk menguatkan tubuh, meningkatkan kepadatan dan kekuatan tulang,, " imbuhnya.

Ia berharap, untuk membiasakan diri pada masyarakat yang berkemampuan agar bisa berqurban, bisa dibuat Surat Edaran dari pemerintah atau MUI kepada tiap DKM, khususnya di Kabupaten Kuningan.

"Seperti dimaklumi, bahwa, saat era new normal banyak orang yang berminat untuk berqurban, tetapi terkendala aturan protokol kesehatan yang dihimbau pemerintah," kata Ketua Himpunan Pedagang & Peternak Sapi Kuningan (HPPSK) ini.

Yayan menyebutkan satu Hadits tentang bersedekah sebagai obat bagi manusia, "Jagalah hartamu dengan zakat dan obatilah sakitmu dengan sedekah dan hadapilah segala cobaan dan bahaya dengan doa serta rendah hati.”(HR. Abu Hurairah).

"Satu lagi, dalam Hadis riwayat Ibnu Abbas RA yang menyatakan bahwa sabda Baginda Nabi Muhammad SAW, Sesungguhnya amal yang paling disukai Allah SWT setelah melaksanakan berbagai hal yang wajib adalah menggembirakan muslim yang lain, " papar Yayan.



Terakhir,  Yayan menambahkan,  dalam Al Quran pun Alloh SWT berfirman, Perumpamaan orang-orang yang membelanjakan hartanya karena mencari keridhaan Allah dan untuk keteguhan jiwa mereka, seperti sebuah kebun yang terletak di dataran tinggi yang disiram oleh hujan lebat, maka kebun itu menghasilkan buahnya dua kali lipat.Jika hujan lebat tidak menyira minya, maka hujan gerimis (memadai). Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu perbuat (Surat-al-baqarah-ayat-265). (Nars)

No comments

Powered by Blogger.