Akun Medsos Bupati Kuningan Dipalsukan?


KUNINGAN - Akun media sosial Facebook atas nama Bupati Kuningan, Acep Purnama, diduga telah dikloning oleh orang tidak bertanggungjawab, pada Sabtu (15/08/2020). Hal itu diketahui saat akun yang diduga palsu, yang mencatut nama orang nomor satu di Kabupaten Kuningan itu, mengirim pesan pribadi (inbox) melalui fasilitas messenger pada akun yang telah berteman dengan akun "palsu" tersebut.

Dalam pesannya, orang yang mengendalikan akun palsu atas nama Acep Purnama itu mengirim kata-kata meminta nomor Whatsapp pada temannya.



"No wa berapa," tulis akun tersebut dalam pesan pribadinya.

Saat diberitahu adanya dugaan pemalsuan akun atas nama Bupati Kuningan ini, Kabag Protokol Setda Kuningan, Wahyu Hidayah, menanggapi akan menelusuri dan menindaklanjuti pemberitahuan tersebut.

Sementara, pada akun asli Bupati Kuningan dengan nama yang sama, Acep Purnama, dalam unggahan terbarunya, Sabtu (15/08) malam sekira pukul 22:13 WIB, menghimbau agar netizen tetap berhati-hati jika ada hal-hal yang tidak baik dan mencurigakan dari akun atas nama dirinya.

"Assalamualaikum ..
Kepada seluruh warga Kuningan pada umumnya dan khususnya bagi para netizen atau followers Akun FB Acep Purnama.

Diberitahukan beberapa saat yang lalu akun FB saya ada yang menghack, mengkloning atau membuat akun palsu atas nama Acep Purnama dengan menggunakan Poto profil dan informasi tentang diri saya, mohon agar berhati-hati apabila ada hal2 yang tidak baik dan mencurigakan untuk tidak menanggapinya.

Hanya ini akun FB resmi milik Bupati Kuningan Acep Purnama.

Terima kasih atas perhatiannya


Wassalamu'alaikum wr wb."

Demikian dituliskan Bupati Acep pada postingannya.

Sebelumnya, dugaan pembajakan akun media sosial juga terjadi pada akun atas nama istri Bupati Kuningan, Ika Acep Purnama, kembali terjadi pada Ahad (07/06/2020) lalu.

Dalam penelusuran kuninganreligi.com di media sosial, akun yang mengatasnamakan Ika Acep Purnama tersebut, sempat membuat postingan bergambar terkait kegiatan pembangunan di salah satu panti, yang tidak disebutkan alamatnya.

Tak sampai di sana, akun yang diduga palsu tersebut juga mengirim pesan ke beberapa kontak/akun yang berteman dengannya. Pesan tersebut, dimulai dengan mengucapkan salam, yang kemudian bertindak seolah-olah pesan itu benar berasal dari Istri Bupati Kuningan.

Selain akun kedua orang ternama di Kabupaten Kuningan ini, ternyata pembajakan dan pembuatan akun palsu di media sosial seringkali terjadi. 



Ujung-ujungnya mereka yang membajak atau membuat akun palsu tersebut berniat tidak baik pada teman yang dibajak akunnya. 

Warganet diharap berhati-hati jika ada hal yang mencurigakan di akun media sosialnya. (Nars)

No comments

Powered by Blogger.