Sopir Angkot yang Terjun ke Jurang Diperbolehkan Pulang dari RS, Laka Tunggal Diduga Akibat Sopir Ngantuk


KUNINGAN - Kejadian kecelakaan tunggal angkot masuk jurang di Desa Taraju Kecamatan Sindangagung, pada Kamis (13/08/2020) pagi dibenarkan oleh Kasatlantas Polres Kuningan, AKP Rizki Syawaludin Akbar. Kendaraan angkutan umum trayek Ancaran - Pasar Baru itu, masuk ke jurang sedalam 30 meter di pinggir jalan setelah menerobos tembok penahan tebing kemudian meluncur ke dasar Sungai Cisande.

"Iya, untuk data masih dilakukan olah TKP, anggota kami masih di lokasi. Menunggu evakuasi, yang masih membutuhkan alat, " terang Kasatlantas AKP Rizki S Akbar, melalui sambungan seluler.



Sementara, saksi mata, Rohmat (45 tahun), warga setempat, menceritakan saat dirinya menolong korban, kondisi korban masih dalam keadaan sadar. Korban bernama Usup (60 tahun), warga Desa Balong merupakan sopir cadangan, mengendarai angkot tersebut dari arah barat, dan tiba-tiba mobilnya naik ke TPT, dengan kondisi bodi mobil miring, lalu terjun ke jurang.


"Ia hanya mengalami luka lecet di bagian punggung dan tangan. Saat ditanya, Ia mengaku mengantuk, " ujarnya.

Unit kendaraan sendiri, mengalami rusak berat di bagian depan, diduga akibat terbentur pada batu di dasar Sungai Cisande. Meski banyak pepohonan di sekitar lokasi terjunnya angkot, namun body kendaraan tak tertahan karena meluncur di jalan setapak menuju dasar sungai.

Petugas kepolisian di lokasi, menyebut bahwa untuk evakuasi, masih menunggu kendaraan derek. Karena jarak dari jalan raya ke dasar sungai sangat jauh, dibutuhkan slink yang panjang.

Sebelumnya diberitakan, korban laka tunggal, Usup, diketahui hanya mengalami luka ringan dalam kejadian tersebut. Meski sempat mendapat perawatan di RS KMC Kuningan, namun saat hendak ditemui di Ruang IGD, petugas RS setempat mengatakan pasien atas nama Abas sudah diperbolehkan pulang ke rumah.

Mobil angkutan kota 06 dengan nopol E 1908 YH itu, terjun ke jurang sedalam 30 meter, di daerah Sungai Cisande, Dusun Pahing Desa Taraju Kecamatan Sindangagung, pada Kamis (13/08/2020) pagi sekira pukul 08:00 WIB. Sopir atas nama Usup (60 tahun) warga Desa Balong, seorang diri, tidak membawa penumpang, masih dalam keadaan sadar saat kecelakaan.



Rohmat (45 tahun), warga setempat yang menyaksikan langsung kejadiaan laka tunggal itu, menyebutkan saat Ia sedang menyapu di depan warung, tiba-tiba ada mobil angkot trayek Pasar Baru Kuningan - Ancaran berwarna merah melaju dari arah barat (Desa Taraju) menuju jalan raya Sindangagung.

"Tak jauh dari tempat saya berdiri tiba-tiba mobil itu naik ke atas TPT di kiri jalan, dan langsung miring, terus menerobos jalan menuju Sungai Cisande yang berupa jurang sedalam 30 meteran, " papar Rohmat saat diwawancara media di lokasi. (Nars)

No comments

Powered by Blogger.