Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Digiring ke Kantor Polisi


KUNINGAN - Jum'at (07/08/2020) malam,  Warga Desa/Kecamatan Karamatmulya ramai-ramai mendatangi kantor Balai Desa setempat saat mendengar informasi tertangkapnya terduga pelaku pelecehan seksual yang selama ini meresahkan.

Hanya berselang beberapa menit, setelah informasi penangkapan terduga pelaku pelecehan seksual tersebut menyebar melalui media percakapan Whatsapp warga, akhirnya, aparat desa setempat turun tangan untuk menenangkan massa.



Setelah aparat desa mengiterogasi seputar kelakuan yang didugakan pada pelaku, untuk mencegah emosi warga, akhirnya, aparat desa segera melapor polisi agar kasus dugaan pelecehan seksual yang dialami beberapa warga Karamatmulya itu bisa ditangani pihak kepolisian.

Sejurus kemudian, aparat kepolisian Sektor Karamatmulya, akhirnya membawa terduga pelaku ke kantor Polsek setempat untuk dilakukan pemeriksaan.

"Saya baru tahu tadi ada warga saya yang menangkap terduga pelaku pelecehan. Untuk informasi lengkapnya silakan ke Polsek saja, " ungkap Kades Karamatmulya, H Kardi, saat ditanya KR, Jumat malam.

Menurut Kades, sepengetahuannya, ada lima sampai enam warga desanya yang mengalami pelecehan seksual yang diduga dilakukan pelaku.

"Korban ada lima sampai enam orang warga Karamatmulya. Perilaku menyimpang yang diduga dilakukan pelaku menurut informasi warga, sudah terjadi sejak sebelum Bulan Puasa kemarin sampai saat ini, " papar Kades H Kardi.

Pihaknya mengaku belum bisa menuduh pelaku bersalah, karena itu bukan wewenangnya. Namun karena saat ini kasus dugaan pelecehan seksual itu sudah ditangani pihak kepolisian, Ia mempercayakan kepada aparat untuk mengungkapnya.

"Untuk membuktikan benar salahnya kan harus ada saksi dan bukti, " ujarnya.

Bicara tentang terduga pelaku, Kades Karamatmulya, enggan menyebutkan identitasnya. Ia hanya mengatakan terduga pelaku adalah warga Kecamatan Jalaksana dan sudah beristri.

Tempat kejadian perkara pun berpindah-pindah karena kasusnya banyak. Terakhir terjadi, dugaan pelecehan dilakukan pelaku di dekat jembatan menuju ke pemakaman warga Karamatmulya.

"Ya saya sih menghimbau kepada warga terutama yang perempuan agar selalu waspada dan hati-hati saat berada di tempat yang jauh dari pemukiman. Karena kejahatan kan bisa terjadi kapan dan di mana saja, " himbau Kades.

Menurut informasi, dugaan pelecehan yang dilakukan pelaku adalah dengan cara mendekati calon korban, yang rata-rata wanita, sendirian di tempat sepi. Saat sudah dekat, Ia pura-pura bertanya, lalu tiba-tiba tangannya (maaf) menggerayangi payudara korban. Dan setelah hasratnya terpenuhi, pelaku langsung kabur.



Kejadian ini, menurut warga kerap terjadi akhir-akhir ini. Terakhir, kelakuan terduga pelaku, diketahui anak korban, dan langsung ditangkap dan dibawa ke kantor desa setempat. 

Hingga berita ini dibuat, terduga pelaku, beberapa korban dan saksi, masih dalam pemeriksaan aparat kepolisian Polsek Karamatmulya. (Nars)

No comments

Powered by Blogger.