Kondisi 46 Santri Husnul Khotimah Membaik, Selasa Besok Akan Dilakukan Swab Massal untuk Seluruh Warga Pesantren


KUNINGAN - Sejumlah 46 santri Husnul Khotimah (HK), Desa Manis Kidul, Kecamatan Jalaksana, yang sedang menjalani karantina mandiri kini kondisinya berangsur baik. Hal ini tidak terlepas dari upaya maksimal yang dilakukan pihak Pondok Pesantren (Ponpes) untuk memberikan suplay makanan bergizi, suplemen, dan vitamin pada mereka selama masa isolasi.

Tak hanya bagi ke-46 santri yang terpapar, pemberian suplemen bagi santri, dilakukan juga bagi mereka yang sehat. Hal itu ditujukan agar warga pesantren terjaga imunitas tubuhnya.



Hal itu dikatakan juru bicara Ponpes HK, Ustad Sanwani, saat dimintai keterangan oleh media, pada Senin (28/09).  

Selain pemberian suplemen dan proses karantina, menurut Sanwani, sebagian warga pesantren, 46 santri dan yang kontak erat, telah mengikuti swab ulang pada Ahad (27/09) kemarin.

"Rencananya para santri, guru dan pegawai juga akan mengikuti swab massal, pada Selasa (29/09) besok, " ucap Sanwani.



Swab massal bagi ribuan warga pesantren besok, kata Sanwani, akan dilakukan oleh pihak Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat.

"Semoga dengan segala upaya ini, Kami bisa melewati peristiwa ini, dan semua kembali sehat, serta kegiatan berjalan normal kembali, " pungkasnya.

Terpisah, pada Senin (28/09) ini, merupakan hari ketiga pihak UPT Damkar Satpol PP Kuningan melakukan penyemprotan cairan disinfektan dalam kapasitas besar di lingkungan pesantren HK.



"Iya selama tiga hari ini sudah disemprotkan sebanyak 13.500 liter cairan disinfektan di seluruh lingkungan Ponpes Husnul Khotimah, " sebut Kepala UPT Damkar Satpol PP Kuningan, Senin siang.

Penyemprotan disinfektan merupakan upaya dekontaminasi dan sterilisasi di lingkungan yang terdapat kasus positif Covjd-19.(Nars)

No comments

Powered by Blogger.