Terdampak Revitalisasi Taman Kota, Delman Hias Pasrah Nongkrong di Pandapa dengan Penghasilan Minim

KUNINGAN - Delman Hias Kuda Kuningan yang jadi salah satu ikon wisata malam di Kompleks Taman Kota Kabupaten Kuningan, sudah beberapa hari ini tidak beroperasi di sekitar Taman Kota. Mereka biasanya jadi tumpangan para pengunjung Taman Kota Kuningan, untuk menikmati suasana Kota Kuningan di malam hari.

Sejak ada pekerjaan revitalisasi sekitar Taman Kota, pekan lalu, kini belasan unit delman hias tersebut, berpindah pangkalan ke sekitar Taman Pandapa Paramartha, Kompleks Stadion Mashud Wisnusaputra Kuningan.



Terpantau, pada Ahad (27/09/2020) malam, sebagian besar delman hias plus kusirnya, hanya terparkir berjajar di depan pintu stadion. Hanya satu-dua delman yang terlihat beroperasi melayani penumpang, dengan rute Jalan Stadion-Aruji-Depan Pendopo dan kembali ke sekitar Stadion.

Salah seorang kusir delman hias, Yoga, asal Lebakkardin, mengungkapkan bahwa sejak dipindah ke sekitar stadion, omzet harian dari usahanya turun drastis. Hal itu karena jumlah pengunjung taman kota berbeda jauh dengan pengunjung pandapa. 

"Mungkin warga banyak yang tidak tahu kalau pangkalan kami pindah ke sini. Pengunjung sih banyak yang di taman kota, " sebut Yoga, Ahad (27/09/2020) malam.

Dengan sedikitnya pengunjung di Pandapa, jika biasanya pendapatan bisa lebih dari Rp 200 ribu per hari, sekarang bisa meraup rezeki Rp 50 ribu saja sudah untung.




Apalagi, melihat lamanya pengerjaan proyek revitalisasi Kompleks Taman Kota, yang katanya menghabiskan waktu 3 bulan, membuat para kusir delman gigit jari.

"Iya katanya tiga bulanan pengerjaannya, yah kita mah pasrah saja, " timpal Fajar, kusir delman hias lainnya, yang juga berasal dari Lebakkardin.

Fajar hanya berharap, jika nanti proyek revitalisasi kompleks Taman Kota selesai, pemerintah bisa menempatkan kembali pangkalan delman hias di tempat yang lebih baik.

"Tolong kang publikasikan, bahwa kita sementara mangkal di sini (kompleks stadion), karena banyak masyarakat yang belum tahu, " pintanya.



Sekadar informasi, proyek revitalisasi kompleks Taman Kota atau Alun-alun Kuningan ini, sudah dimulai sejak Jum'at (25/09) kemarin. Proyek yang berada dalam domain Dinas PUTR Kuningan ini, dikabarkan akan menghabiskan anggaran Ro 14,3 miliar.

Selain kompleks Taman Kota, rencananya proyek revitalisasi tersebut juga menyentuh bagian depan Masjid Syiarul Islam. Dari maket proyek, terlihat akan dibangun Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) dari Taman Kota ke halaman Masjid kebanggaan orang Kuningan itu (Nars)

No comments

Powered by Blogger.