Generasi Muda Mathla'ul Anwar Kuningan Tuntut Ketua DPRD Minta Maaf


KUNINGAN - Pernyataan Ketua DPRD Kuningan yang menyikapi  tentang adanya wabah Covid-19 di Pondok Pesantren Khusnul Khotimah Kuningan mendapatkan sorotan dari berbagai elemen masyarakat salah satunya yaitu Ketua DPD Generasi Muda Mathla'ul Anwar Kuningan, Agus Kusman.



Dalam rilisnya Agus mengungkapkan bahwa seharusnya Ketua DPRD Kuningan dapat memberikan solusi.

“Saya menilai ucapan Ketua DPRD Kuningan telah meyakiti Keluarga Besar Pesantren yang ada di Kuningan, seharusnya Pak Nuzul Rachdi sebagai salah satu pejabat meberikan solusi dalam menyelesaikan wabah Covid 19, namun malahan sebaliknya ia berkata kasar dan melukai kalangan pesantren yang seharusnya tidak terucap," ungkapnya, Ahad (04/10) malam.


Agus menambahkan bahwa sebagai seorang wakil rakyat harusnya Nuzul dapat merasakan apa yang terjadi di masyarakat. 

“Pak Nuzul itu kan anggota DPRD dari wilayah tempat beradanya  Pondok Pesantren Husnul Khotimah, harusnya Ia dapat merasakan apa yang dirasakan oleh pihak pesantren, bukannya membuat gaduh dengan pernyataannya bagi kalangan pesantren, " ketusnya.


Di samping itu juga Agus menuntut Ketua DPRD Kuningan itu untuk meminta maaf kepada seluruh elemen masyarakat Kuningan.


“Saya sebagai salah satu alumni pondok pesantren juga merasa tidak terima dengan pernyataan Pak Nuzul Rachdi dan berharap ia meminta maaf khusunya kepada pihak Pesantren Husnul Khotimah dan umumnya kepada kalangan masyarakat Kuningan yang sudah di buat gaduh, " kata pria yang juga merupakan Alumni Pondok Pesantren Al-Mutawally.(Nars/Rilis)

No comments

Powered by Blogger.