PMII Komsariat STIKES Kuningan Gembleng Anggota Baru


KUNINGAN - Pengurus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat STIKES (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan) Kabupaten Kuningan menggelar kegiatan masa penerimaan anggota baru (Mapaba), Sabtu (14/11/2020) akhir pekan kemarin.

Mapaba adalah sebuah proses kaderisasi pertama atau masa orientasi PMII kepada mahasiswa sebagai langkah awal untuk masuk menjadi anggota PMII.



Kegiatan Mapaba itu dilaksanakan di Sekertariat Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia dengan megusung tema “Merekatkan Ukhuwah Islamiyyah di Era New Normal”.

MAPABA merupakan agenda rutin dilakukan sebagai bentuk kaderisasi pengurus PMII Komisariat STIKES dan kegiatan itu juga dilakukan karena posisi strategis dan pentingnya peran dan fungsi mahasiswa sebagai agent of change.


Mahasiswa yang notabennya adalah agen perubahan diharapkan mampu melakukan inovasi dan kreativitas dalam melakukan perubahan yang positif. Perubahan tersebut dapat diraih apabila mahasiswa mempunyai wadah untuk menyalurkan potensi diri, minat bakat dan sebagainya. Wadah itu salah satunya adalah PMII.

“Maka sangat penting bagi mahasiswa untuk dapat berorganisasi di luar kampus. Selain untuk belajar, menggali potensi diri, menambah ilmu pengetahuan dan wawasan hal ini juga dapat memperluas jaringan dan sahabat,” kata Ketua PC. PMII Kuningan,  M Zikri.

Dirinya menyatakan bahwa PMII adalah organisasi Kader yang berideologikan Ahlussunnah Wal Jama’ah dan berasaskan Pancasila.

Menurutnya, PMII adalah tempat yang tepat bagi mahasiswa untuk belajar tentang nilai-nilai keislaman dan kebangsaan serta PMII mampu mencegah faham-faham radikal yang akan mengganggu keutuhan Negara Kesatuan Rapublik Indonesia (NKRI).

Dia juga melanjutkan, ciri khas dari PMII, selain menanamkan nilai-nilai spiritual, melalui aktivitas-aktivitas di dalamnya. Secara dialektis diharapkan mampu membentuk pola pikir.

Pola pikir itulah yang menumbuhkan kesadaran mahasiswa akan tanggung jawabnya di dalam kehidupan bemasyarakat, berbangsa, bernegara dan agama.



Sementara, Mabincab PMII, Alan Suwgiri, menyebutkan bahwa berorganisasi sangat penting. Begitu pentingnya berorganisasi dan manfaat yang akan dirasakan ketika nanti dihadapkan oleh realitas kehidupan di masyarakat. 

“Terus semangat dan terus gali potensi diri dalam organisasi yang adik-adik pilih karena manfaatnya yang begitu besar,” paparnya.(Rilis)

No comments

Powered by Blogger.