Belum Publikasikan Kepengurusan, Front Persatuan Islam Kuningan Dideklarasikan

KUNINGAN - Senin (04/01/2021), pada pukul 11:15 WIB, akhirnya Front Persatuan Islam "FPI" Kuningan dideklarasikan. Seratusan massa nampak memenuhi pelataran Masjid Syiarul Islam Kuningan, tempat digelarnya deklarasi tersebut.

Dengan pengawalan aparat keamanan dari tiga komponen, Satpol PP Kuningan. Polres Kuningan dan dari Kodim 0615/Kuningan, Ustad Ismail Amrullah, membacakan kata-kata deklarasi dibentuknya Front Persatuan Islam untuk wilayah Kabupaten Kuningan.



"Pada hari ini. Senin (04/01/2021), atas doa dan dukungan para Habaib, Ulama, tokoh masyarakat, tokoh agama, aktivis, mahasiswa dan santri dari berbagai elemen yang ada di Kabupaten Kuningan, memdeklarasikan perahu perjuangan umat Islam Kabupaten Kuningan, bernama Front Persatuan Islam," ungkapnya.

Organisasi baru ini, imbuhnya, diharapkan bisa menjaga marwah agama, bangsa dan NKRI. Adapun terkait lambang organisasi dan ketentuan lainnya akan diberitahukan di kemudian hari, setelah Rapimnas/Rapimsus "FPI" secara nasional.

Saat dikonfirmasi lebih lanjut, Ismail mengatakan bahwa pembentukan Front Persatuan Islam Kuningan ini tujuannya masih sejalan dengan komando Habib Rizieq Shihab.

"Terkait kepengurusan kita masih akan melihat ke depan karena ini organisasi baru, kita masih akan mencari siapa yang tepat," ujarnya.

Dalam waktu dekat, Front Persatuan Islam, akan mengadakan audiensi terkait meninggalnya 6 anggota Front Pembela Islam, yang organisasinya kini telah dibubarkan pemerintah, ke DPRD Kuningan.

"Audiensi akan digelar di DPRD Kuningan, Insya Alloh pada Kamis (07/01/2021) lusa," katanya.

Terkait pengurusan legalitas organisasi, terang Ismail, akan dilakukan pada waktu yang akan datang. 

"Untuk sementara, kepengurusan yang ada hanya untuk internal dulu, tidak kami publikasikan, " pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, mantan sekretaris Front Pembela Islam Kuningan, Lukman Maulana, saat dikonfirmasi kuninganreligi.com mengaku bersyukur dan bahagia, karena di Kabupaten Kuningan ada "kendaraan baru" untuk eks (anggota) Front Pembela Islam.

"Front Pembela Islam (FPI) yang sebelumnya dianggap bubardan dilarang melakukan kegiatan (oleh pemerintah), " kata Lukman, Ahad (03/01) sore.



Ia berharap dengan akan dideklarasikan Front Persatuan Islam ini, akan menjadi motivasi dan semangat baru untuk persatuan ummat dalam  berdakwah Amar Ma'ruf Nahyil Munkar.

"Selain itu, untuk menyuarakan kebenaran, melawan segala bentuk kedzoliman untuk menegakkan keadilan dan menjalankan nilai-nilai luhur Pancasila, " tandasnya. (Nars)

No comments

Powered by Blogger.