Tungku Menyala, Pemilik Pergi ke Sawah, Dapur Rumah Terbakar

KUNINGAN - Karena meninggalkan tungku bekas memasak, Misda, warga Dusun Buahgama Rt.08 Rw.03 Desa Manggari,  Kecamatan Lebakwangi, harus kehilangan dapur rumah dan perabotannya. Dapur tersebut terbakar hebat pada Ahad (03/01/2021) pagi sekira pukul 08:30 WIB.

Ahad pagi, sebelum pergi ke sawah, pasutri Misda (65 tahun) dan Dasti (60 tahun), seperti hari-hari biasanya, melakukan aktivitas memasak di dapur. Karena gas tiga kilogram yang biasa dipakai mereka habis, akhirnya mereka menggunakan tungku untuk memasak nasi pagi itu.



Entah kenapa, setelah selesai masak dan sarapan, keduanya langsung pergi ke sawah, tanpa memastikan dulu kondisi rumah.

Rupanya, bara api di dalam tungku masih menyala. Akhirnya merembet ke atap plafon dapur.

"Kebetulan warga di sekitar rumah melihat asap mengepul dari atap dapur rumah Pak Misda. Langsung mereka mendobrak dapur dan membantu memadamkan api, " terang Kepala UPT Damkar Satpol PP Kuningan, M Khadafi Mufti, mengatakan seperti yang diungkapkan saksi mata.

Saksi mata, Uud Masud, imbuh Khadafi, menyebutkan bahwa saat didobrak warga, dari dalam dapur api sudah membesar ke atap rumah. Bahkan kamar tengah rumah pun sudah hampir terbakar.

" Dengan bergotong royong dan menggunakan peralatan seadanya warga berusaha untuk memadamkan api dan mengeluarkan barang-barang dari dalam rumah," ungkap Khadafi.

Khawatir api akan merambat ke bangunan lainnya, karena lokasi berada di pemukiman padat penduduk, pada pukul 09:00 WIB, Pak Uud melapor ke UPT Damkar.

"Dan kami langsung mengutus 5 anggota Damkar dari regu 2 (piket) dan 1 unit Randis menuju TKP," ujarnya.

Saat tiba di lokasi kebakaran, api sudah bisa dikendalikan oleh warga, namun masih menyisakan bara api di atas atap plapon rumah yang sulit dijangkau oleh peralatan manual.

"Akhirnya selama 45 menit, kami bersama warga dan anggota Koramil Lebakwangi, memadamkan bara tersebut, memastikan bahwa tidak ada sumber api lain, " tandasnya.



Ditanya penyebab kebakaran, Khadafi menyebutkan bahwa penyebab kebakaran diduga berasal dari bara tungku yang tidak dipadamkan, kemudian membakar minyak bekas yang berasa diatas kuali dan merambat ke atap plafon rumah.

"Kerugian akibat kebakaran ditaksir Rp 18 juta, " pungkasnya. (Nars)

No comments

Powered by Blogger.