Headline

BUPATI: PEMBANGUNAN RS TERPADU TIDAK AKAN DIHENTIKAN


KUNINGAN – Tuntutan Forum Ormas dan LSM agar pemerintah menutup atau memberhentikan proses pembangunan rumah sakit terpadu yang berlokasi di Jalan Cut Nyak Dhien, Kuningan, mungkin tidak akan membuahkan hasil.

Hal ini terungkap setelah kuninganreligi.com mencoba mengkonfirmasi perihal tuntutan tersebut kepada Bupati Kuningan, H Acep Purnama.

Ditemui selepas agenda Rapat Paripurna penyampaian visi dan misi Bupati Kuningan periode 2018-2023, di Gedung DPRD Kuningan, Rabu (12/12/2018), Acep mengungkapkan tidak bisa menutup proyek pembangunan rumah sakit terpadu yang sedang berjalan.

" Enggak, itu kan persoalannya bukan tutup-menutup (menghentikan pembangunan -red), itu kan proses sedang berjalan, dulu perijinannya (ada) untuk tiga sektor, " ungkap Acep.



Saat ini, imbuhnya, sedang dalam proses menempuh ijin untuk satu sektor, yaitu untuk rumah sakit terpadu itu sendiri.

Acep meyakinkan kepada media, bahwa tidak ada permasalahan dalam proses pembangunan rumah sakit terpadu yang diminta dihentikan oleh beberapa ormas dan LSM di Kuningan.

Sebelumnya, Forum Ormas dan LSM Kabupaten Kuningan, melalui juru bicaranya, Nana Rusdiana, meminta Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan untuk menghentikan proyek pembangunan RS Terpadu yang berlokasi tepat di depan Kampus Uniku.

" Beberapa instansi dan dinas terkait yang kami telusuri mengatakan belum pernah mengeluarkan rekomendasi apapun dan juga ijin untuk pembangunan RS terpadu tersebut. Disinyalir juga kental dengan praktik gratifikasi, " ujar Nana, Selasa (11/12/2018) kemarin. (Nars)