45 MENIT, ACEP DICECAR 7 PERTANYAAN


KUNINGAN - Bertempat di ruang sidang Gakumdu Bawaslu Kuningan, selama sekira 45 menit, Bupati Acep dicecar sebanyak 7 pertanyaan seputar video ungkapan "Laknat"  yang heboh di media sosial.

Keluar dari ruangan, Acep menjawab pertanyaan wartawan, bahwa kehadiran dirinya untuk memenuhi panggilan Bawaslu seputar kegiatan dirinya, baik sebagai pribadi maupun sebagai Bupati.



" Saya ditanya seputar hadirnya saya dalam kegiatan tersebut, atas dasar apa saya hadir di situ. Saya hadir sebagai kader partai dan bagian dari tim pemenangan Capres Jokowi-Ma'ruf Amin, " jelasnya.

Pertanyaan selanjutnya yang dijawabnya, adalah seputar materi sambutan, saat memghadiri acara deklarasi TAR tersebut. Acep menyebutkan, karena di situ acara para relawan, tentu pihaknya harus memberikan motivasi agar meteka semangat dalam melaksanakan sosialisasi di lapangan.

"Saya harus membekali mereka seputar kerjanya di lapangan. Makanya saya sampaikan seputar keberhasilan Pak Jokowi, termasuk digulirkannya dana desa, " terang Acep.

Meski ada pihak yang mempermasalahkan bahwa Dana Desa itu kebijakannya sudah ada pada jaman Presiden SBY, Acep memandang ini juga adalah kebijakan pemerintahan Presiden Jokowi yang sedang dijalankan.



" Saya memandang kebijakan dana desa ini bagi saya, bisa menyemangati teman-teman relawan terkait keberhasilan pemerintah dalam membangun Indonesia dari pinggiran, " ucapnya. 

Ketika menjelaskan hal itulah, Acep mengakui, bahwa saking semangatnya, terlontar kata-kata yang  dianggap kurang pantas.

" Ya itu tadi, untuk memotivasi mereka kata yang terlontar adalah laknat. Namun itu saya akui sebagai kekhilafan saya dan saya telah memohon maaf kepada semuanya, " ujar Acep.

Pemanggilan Bupati Acep oleh Bawaslu Kuningan, sebelumnya terjadwal pukul 15:00 sore, namun menurut informasi, Bupati Acep memiliki agenda ke luar kota. Sehingga, Ia datang ke kantor Bawaslu, pada pagi harinya. (Nars)

No comments

Powered by Blogger.