Header Ads

KESUCIAN MASJID SYIARUL ISLAM TAK DIHORMATI, INI TANGGAPAN PENGURUS DKM


KUNINGAN - Pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Syiarul Islam menanggapi maraknya pasangan bukan muhrim yang ditemukan berduaan di lingkungan masjid kebanggaan Muslim Kabupaten Kuningan tersebut.

Ketua DKM SI, H Yayan Sopyan, kepada media mengatakan pihaknya sangat menyesalkan adanya oknum-oknum yang menggunakan Rumah Allah untuk perbuatan tercela.

" Masjid adalah tempat suci, jadi sangat tidak pantas jika harus dikotori dengan perbuatan dosa.
 Pacaran saja dilarang, apalagi pacarannya didepan Mesjid. Sungguh tidak bermoral dan tidak sesuai dengan ajaran Agama Islam " tegas Yayan, ketika dimintai tanggapan oleh media ini.

Yayan pun mengklaim bahwa pihak DKM juga sebenarnya sudah melakukan berbagai tindakan. Hanya karena keterbatasan SDM dan lainnya sehingga setiap orang yang datang tidak semuanya dapat terkontrol.

Oleh karena itu, pihaknya akan berusaha maksimal untuk memperketat penjagaan, kewaspadaan dan juga melakukan sosialisasi terhadap lingkungan masyarakat yang datang ke Masjid bahwa pada dasarnya masjid itu untuk beribadah, mencari ilmu dan meningkatkan ketaqwaan.

Yayan berharap agar pemerintah mempunyai suatu kebijakan untuk mengatur masyarakatnya agar menciptakan ketentraman pada masyarakat dan adanya upaya penegakan aturan yang sudah dibuat.

" Dimohon untuk pemerintah agar lebih memerankan fungsinya, meningkatkan perannya untuk ketertiban di daerah, khususnya di Kabupaten Kuningan," pungkasnya.

Fenomena ditemukannya pasangan tak halal berlainan jenis, yang melakukan aktivitas tak pantas dengan berpacaran atau berduaan di lingkungan Masjid Syiarul Islam Kuningan, terungkap setelah Komunitas Generasi Tanpa Pacaran (GTP) melakukan aksi teguran pada mereka yang tertangkap basah melakukan aktivitas tersebut, Ahad (10/02/2019).

Pembina GTP, Amar Thohir, menyayangkan maraknya maksiat di lingkungan masjid tersebut. Masjid, ujarnya, adalah tempat suci yang diperuntukan sebagai sarana ibadah umat muslim. Namun, ada saja orang-orang tidak bertanggung jawab yang menyalahgunakannya. Diantaranya adalah sebagai tempat  berduaan pasangan yang belum halal atau biasa disebut pacaran.

Pihaknya, pada Ahad (10/02/2019) mendapati 10 pasangan yang belum halal sedang bermesraan di pelataran Masjid Syi'arul Islam. Setelah ditegur dengan sopan dan lembut, 10 pasangan tersebut akhirnya meninggalkan pelataran Masjid Agung Kuningan. (Nars)

No comments

Powered by Blogger.