UCAPAN ACEP DATANGKAN PENDEMO DEPAN PENDOPO


KUNINGAN - Ucapan Acep Purnama, Bupati Kuningan, yang ada dalam video yang kini sedang diproses Bawaslu Kuningan sebagai dugaan pelanggaran Pemilu, mengundang reaksi dari sebagian komponen masyarakat Kuningan.

Salah satunya dilakukan oleh sekelompok massa yang mengatasnamakan sebagai Aliansi Ummat Beragama Kuningan. Pada Kamis (21/02/2019), mereka melancarkan akai unjuk rasa mengecam ucapan "Laknat" yang dilontarkan Acep, Sabtu (16/2) lalu.



Salah seorang orator aksi, meneriakkan bahwa mereka tidak ingin kasus yang menimpa Ahok terulang di Kuningan.

" Jangan sampai Kasus Ahok Jilid II terjadi di kota kami. Kata "Laknat" itu milik Allah, bukan milik Bupati, kami ingin Kuningan kondusif, dimana Kuningan Agamisnya" tegasnya.

Berbagai tulisan pun, dibawa pendemo untuk mengungkapkan aspirasi mereka. Beberapa tulisan itu diantaranya, "Hak Kami Kau Adili, Bukan Berarti Kami Tidak Bisa Mengadili" , "Kisah Si Ahok Terulang di Kota Kuningan", dan " Jaga Ucapan Hormati Keberagaman Warga Kuningan".

Aksi belasan massa tersebut menutup akses jalan Siliwangi, karena dilangsungkan di jalan tersebut pas depan Pendopo Setda Kuningan. 



Aksi mendapat pengamanan ketat dari aparat kepolisian Resort Kuningan. Komponen yang melakukan aksi adalah gabungan dari berbagai komponen ummat beragama, yakni Islam, Kristen Katolik dan Protestan, Gereja Pasundan, Pondok Pesantren, Mahasiswa dan lainnya. (Nars)

No comments

Powered by Blogger.