3.000 PERSONIL SIAP AMANKAN PELAKSANAAN PEMILU 2019 DI KUNINGAN


KUNINGAN - Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kuningan, AKBP Iman Setiawan SIK, didampingi Komandan Kodim 0615/Kuningan, Letkol Daru Cahyadi Soeprapto, mengungkapkan akan ada sejumlah 3.000 personil dari berbagai komponen dalam rangka menjaga situasi Kamtibmas di Kabupaten Kuningan dari mulai tahapan kampanye hingga saat pemungutan dan rekapitulasi suara di tingkat Kabupaten.


Guna mengecek kesiapan seluruh komponen, mulai dari TNI, Polri, Organisasi Masyarakat, dan Pemerintah Daerah terkait pengamanan Pemilu Legislatif dan Pilpres 2019, Polres Kuningan menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata, di Pandapa Paramartha Kuningan, Jum'at (22/03/2019).

" Kami memastikan dan meyakinkan kepada masyarakat bahwa seluruh komponen telah siap mengamankan pelaksanaan Pemilu Serentak 2019. Masyarakat tidak perlu takut dan khawatir untuk menyampaikan haknya pada tanggal 17 April nanti, " tandas Kapolres AKBP Iman Setiawan.

Nampak hadir dalam kegiatan tersebut para Ketua Parpol, FKPD Kabupaten Kuningan, para Camat, Ka Sub Denpom Kuningan, Senkom, Satpol PP, Dinas Perhubungan Kabupaten Kuningan, Ormas/LSM serta tamu undangan lainnya. 

Inspektur apel dipimpin langsung oleh Kapolres Kuningan AKBP Iman Setiawan dan Dandim 0615 Kuningan Letkol Inf. Daru Cahyadi Soeprapto serta komandan upacara Kasat Shabara Polres Kuningan AKP Aji Setiaji.

Kapolres juga menyampaikan kepada peserta apel agar tetap menjalin sinergitas antara unsur pemerintah, TNI dan Polri dan seluruh komponen masyarakat agar dapat mencegah gangguan-gangguan kamtibmas.


Sementara itu, Dandim 0615 Kuningan Letkol Inf. daru Cahyadi Soeprapto menyampaikan agar TNI Polri dapat saling membantu dalam menjaga keamanan Pemilu 2019. 

" TNI dan Polri harus mampu ikut serta memberikan rasa tenang kepada masyarakat sehingga masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya dengan aman," kata Dandim.

Dandim menegaskan sukses tidaknya perhelatan demokrasi ini sangat tergantung kepada semua pihak yang terlibat secar langsung maupun tidak langsung.

" Kita ketahui bersama bahwa dalam penyelenggaraan pemilu nantinya tidak akan terlepas dari ancaman dan gangguan. Untuk itu kami mengajak kepada segenap unsur dapat bersama-sama menetralisir serta mengatasi hambatan-hambatan tersebut," ujar Dandim. (Nars)

No comments

Powered by Blogger.