Header Ads

HASIL SORLIP SEMENTARA, KPU KUNINGAN TEMUKAN 4.314 SURAT SUARA RUSAK


KUNINGAN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kuningan menemukan sejumlah 4.314 lembar surat suara rusak dari 4 jenis surat suara yang telah dilakukan penyortiran dan pelipatan (sorlip) pada tanggal 9-14 Maret lalu. 

Jumlah surat suara rusak tersebut berdasarkan rekapitulasi hasil sorlip terhadap surat suara Pilpres, DPD, DPR RI dan DPRD Provinsi, pada Senin (18/03/2019) kemarin, bertempat di GOR Ewangga, Kuningan, yang juga dihadiri oleh Bawaslu dan aparat Kepolisian Polres Kuningan.

Ketua KPU Kuningan, Asep Z. Fauzi, menjelaskan bahwa rekapitulasi ini dilakukan terhadap surat suara yang sudah tersortir pada saat sorlip yang melilbatkan masyarakat umum. 


" Tujuannya adalah untuk memastikan jumlah dan keadaan surat suara yang tidak layak, rusak atau cacat. Keadaan tersebut sesuai Keputusan KPU RI Nomor 1266 Tahun 2018 tentang Pedoman Teknis Tata Kelola Pemeliharaan dan Inventarisasi Logistik Pemilu, " terang Asfa, panggilannya.

Dalam Keputusan KPU tersebut, menurutnya tercantum kriteria surat suara yang tidak layak, rusak atau cacat.

Pihaknya mengaku telah melakukan identifikasi untuk memastikan jumlah dan keadaan surat suara pada setiap jenisnya, benar-benar tidak layak, rusak atau cacat.

" Setelah memastikan jumlah dan keadaannya benar-benar tidak layak, rusak atau cacat, KPU Kabupaten Kuningan membuat laporan tertulis kepada KPU RI dengan melampirkan berita acara hasil Penyortiran dan berita acara kekurangan logistik, " ujarnya kemudian.


Untuk rincian jumlah surat suara yang rusak, Asfa memaparkan, Surat Suara Pilpres (1.029 lembar), DPD RI Dapil Jabar (548 lembar), DPR RI Dapil Jabar X (1.727 lembar), dan DPRD Provinsi Dapil Jabar 13 (1.010 lembar).

Sementara, untuk jenis surat suara Pemilihan DPRD Kabupaten Kuningan untuk tiap Daerah Pemilihan, Asfa mengatakan belum dilakukan sorlip. Karena pihaknya, hingga saat ini belum mendapat kiriman surat suara jenis itu.

" Rencananya masih akan dikirim dari PT Pura Barutama, Kudus, Jateng. Namun, hingga saat ini belum ada pengiriman. Nanti kalau sudah ada, akan dilakukan sorlip dengan tenaga kerja yang kemarin terdaftar, " ujarnya. (Nars)

No comments

Powered by Blogger.