Header Ads

HINGGA RABU MALAM, SARANG TAWON YANG TEWASKAN SEORANG WARGA, MASIH DICARI PETUGAS UPT DAMKAR SATPOL PP KUNINGAN


KUNINGAN - Keberadaan sarang tawon yang menewaskan Muhdori (73) seorang warga Desa Paninggaran, Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan, pada Rabu (13/03/2019) terus dicari oleh Petugas UPT Damkar Satpol PP Kabupaten Kuningan. 

Perburuan sarang tawon yang meresahkan warga Desa Paninggaran tersebut bermula dari ditemukannya dua orang warga yang menjadi korban sengatan tawon pada Rabu pagi. 


Dua korban tersebut adalah Muhdori (73), seorang buruh tani, warga Dusun Pahing Rt 02/01 Desa Paninggaran, Kecamatan Darma dan Yusman (58), warga Dusun Wage desa yang sama.

Warga menemukan kedua korban di jalan Desa Paninggaran menuju Desa Sakerta, yang masih dikerubuti tawon. Sebagian serangga bersengat tersebut masih terlihat menempel di tubuh kedua korban.

" Korban pertama, dilaporkan meninggal dunia, sementara korban bernama Yusman saat ini dalam perawatan intensif di rumah sakit, " terang PLT Kepala UPT Damkar Satpol PP Kuningan, Mh Khadafi Mufti, kepada kuninganreligi.com, Rabu malam.

Pihaknya langsung menurunkan petugas ke lokasi ditemukannya korban sengatan tawon, setelah mendapat laporan dari aparat desa setempat. Ada 4 petugas dan satu unit kendaraan dinas menuju TKP, Rabu sore.

Dibantu warga sekitar, hingga berita ini diturunkan, anggota Damkar masih menyisir lokasi TKP. Mereka sedikit mengalami kesulitan untuk menemukan sarang tawon tersebut, karena berada di area pemakaman yang ditumbuhi ilalang.

Menurut Khadafi, kejadian meninggalnya warga akibat serangan tawon di lokasi tersebut merupakan kejadian kedua kalinya. Sementara itu 4 orang korban yang mengalami nasib sama masih dapat diselamatkan.



Pihaknya mewanti-wanti kepada masyarakat, apabila di rumah tinggal menemukan lokasi sarang tawon, untuk tidak diusik atau diganggu. Apalagi sampai dilakukan pemusnahan tanpa dilengkapi dengan peralatan keselamatan. 

" Sebaiknya, segera menghubungi kantor UPT Pemadam Kebakaran di No (0232 871113) untuk dilakukan penanganan, untuk layanan gratis dan tidak dipungut biaya apapun, " tandas Khadafi. (Nars)

No comments

Powered by Blogger.