Headline

Pleno Rekapitulasi Selesai Pukul 04:00 Dini Hari, 4 PPK Ada Sanggahan


KUNINGAN -  Rapat Pleno Rekapitulasi Penghitungan Suara (Tungsura) hasil Pemilu 2019 di tingkat Kabupaten Kuningan, yang diselenggarakan KPU Kabupaten Kuningan di Hotel Horison Tirta Sanita Kuninga, selesai dilaksanakan, Selasa(30/04/2019) dini hari.

Sebanyak 32 Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) tampil melakukan penghitungan suara untuk kecamatannya masing-masing disaksikan oleh para saksi dari partai politik, calon anggota legislatif dan panitia pengawas, baik Panwascam maupun Bawaslu Kuningan.



Dari pantauan kuninganreligi.com selama melihat perjalanan proses rekapsura tingkat kabupaten yang dilaksanakan lebih dari dua hari tersebut, ternyata masih terdapat beberapa data yang dipresentasikan PPK berbeda dengan data yang dipegang saksi parpol.

Sedikitnya ada 4 PPK yang sempat terhambat prosesnya akibat adanya perbedaan angka tersebut. Pleno yang mendapat sanggahan adalah dari PPK Cimahi, PPK Garawangi, PPK Kuningan dan PPK Sindangagung.

Namun, pada akhirnya, semua sanggahan dan keberatan para saksi bisa diselesaikan, dan disetujui bersama setelah melalui kroscek data sesuai prosedur.

Ketua KPU Kuningan, Asep Z Fauzi, ketika dimintai keterangannya oleh KR mengatakan, bahwa seluruh PPK telah melaksanakan tugasnya melakukan rekapsura di tingkat kabupaten dengan lancar.

" Saat ini masih dalam proses penyelesaian administrasi kelengkapan berita acara hasil rapat pleno," ujarnya, Selasa(30/04/2019) siang.



Mengenai adanya dinamika perbedaan hasil di forum pleno, Asfa menerangkan, itu sebagai hal yang lumrah. Karena prinsip rapat pleno tersebut adalah bermusyawarah untuk menghasilkan data hasil Pemili di tingkat Kabupaten Kuningan.

Sanggahan dari para saksi, ujarnya, telah diselesaikan sesuai prosedur dengan mengkroscek data, disandingkan dengan data dokumen yang dimiliki saksi-saksi yang lain, bawaslu dan kroscek ke bawah.

" Yang dibacakan itu kan DA1, dalam hal ada yang perlu diklarifikasi, maka dikroscek data yang paling dekat, yakni DAA1. Kalau masih belum ditemukan akar permasalahannya, maka kita buka kembali C1 berhologram di dalam kotak suara, " jelasnya.(Nars)

No comments