Header Ads

Ternyata Petugas Pemilu 2019 yang Meninggal Ada 4 Orang, Ini Daftar Mereka yang Terkena Musibah


KUNINGAN - KPU Kuningan menyebutkan, selama April 2019, ada 4 petugas penyelenggara Pemilihan Umum 2019 yang meninggal dunia. Selain itu beberapa petugas juga mengalami sakit mulai stroke ringan, keguguran, hingga kelelahan yang membutuhkan perawatan intensif di beberapa rumah sakit di Kuningan.

" Penyelenggara Pemilu yang mengalami musibah ada 4 orang meninggal dunia, 2 orang stroke, dan seorang keguguran kandungan. Selain itu ada pula beberapa yang sakit dan harus dirawat, " terang Komisioner KPU Kuningan, Dudung Abdu Salam, kepada kuninganreligi.com, Rabu (24/04/2019).



Dari data yang KR terima, mereka yang wafat adalah Almarhum Suga Utama (51), Staf Bagian Hukum KPU, Nana Rusmana (51) Ketua KPPS TPS 04 Desa Dukuh Dalem, Roba'i (60) Pamsung TPS 01 Desa Cikubangsari dan Jued (65) Pamyah TPS 06 Desa Mekarjaya Kecamatan Cimahi.

Kemudian yang mengalami stroke, Udin Saptudin (62) Pamsung TPS 07 Desa Kutaraja Kecamatan Maleber dan Edi Arief (60) Pamsung TPS 11 Desa Wilanagara, Kecamatan Luragung. Sedangkan yang mengalami keguguran kandungan adalah Eva Alawiyah (31) Anggota KPPS TPS 05 Desa Dukuh Dalem.

" Selain itu, Pak Juli, Ketua PPS Desa Babatan saat ini sedang dirawat di RS Jantung Hasna Medika. Lalu dua orang anggota PPS Kelurahan Purwawinangun, diketahui mengalami kelelahan sejak tanggal 18 April bertugas hingga pelaksanaan rapat pleno, " tutur Dudung.

Satu petugas lainnya, Oji Ajiji (37) anggota KPPS TPS 08 Desa Ciherang Kecamatan Kadugede, saat ini menjalani perawatan intensif di RS Sekar Kamulyan, Cigugur. Yayan Aryana, Ketua KPPS TPS 04 Desa Babatan, juga sedang terbaring sakit di RS Wijaya Kusumah, Kuningan, akibat kelelahan dan demam tinggi.



Dudung menambahkan keterangan bahwa dua ahli waris dari petugas Pemilu yang meninggal dunia telah menerima santunan dari Pemprov Jawa Barat di Gedung Sate, Selasa (23/04/2019) kemarin.

" Untuk para petugas Pemilu yang mendapat musibah tersebut, KPU RI telah mengusulkan kepada pemerintah agar mereka mendapat perhatian berupa santunan dan pelayanan kesehatan lainnya. Kami juga berharap Pemkab Kuningan bisa memberikan perhatian pada mereka, " ujar Dudung. (Nars)

No comments

Powered by Blogger.