Header Ads

Jodi Semangat Pergi Sekolah #3



Kondisi yang memperihatinkan dari keluarga Jodi, tak mematahkan semangat keluarga tersebut untuk menyekolahkan Jodi. Apalagi, saudara kandung Jodi yang lain, sekolahnya tidak selesai. Maka, Jodi-lah harapan mereka untuk menjadi anak pintar di sekolahnya.

Ini terungkap saat, kedatangan Kabid Distribusi Pangan, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kuningan, H Maryoto, yang datang memberikan bantuan, beberapa saat setelah kami berada di sana.



Maryoto menawarkan untuk merawat dan menyekolahkan Jodi olehnya, namun keluarga enggan melepaskan. Mereka ingin agar Jodi bisa sekolah dan tinggal bersama mereka.

Memang semangat seorang Jodi untuk sekolah sudah terlihat, meski usia belum genap tujuh tahun, Jodi sudah ingin masuk sekolah. Diketahui, baru seminggu ini Jodi menjadi siswa kelas 1 di SDN Margabakti. 

Sebelumnya, dengan berpakaian seadanya dan tanpa alas kaki, Jodi sering bermain di sekolah melihat rekan sebayanya belajar. Hal itu diketahui pihak sekolah, dan akhirnya Jodi diajak ikut belajar bersama mereka.

"Iya baru seminggu ini Jodi masuk sekolah. Ia memakai seragamnya di sekolah, dipakaikan oleh gurunya. Dari rumah, Jodi hanya memakai pakaian biasa," terang pihak sekolah, Idi Suwardi kepada KR.

Saat ini, ujarnya, yang dibutuhkan pihak sekolah adalah Jodi agar bisa memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), karena Jodi masuk sekolah tanpa proses pendaftaran.

Di lain pihak, DKPP Kuningan, melalui Kabid Distribusi Pangan, memaparkan bahwa kondisi warga yang seperti keluarga Jodi sangat banyak di Kabupaten Kuningan. 

"Yang sudah masuk data di DKPP ada 900, dan masih banyak Jodi-jodi yang lainnya," terang Maryoto.

Pihak pemerintahan desa pun melihat kondisi Jodi memang membutuhkan bantuan segera. Menurut rencana, keluarga Jodi akan diajukan sebagai penerima pangan tetap dari DKPP ke depan. (Nars)

No comments

Powered by Blogger.