Korban Tersengat Listrik, Murni Kecelakaan, Tidak Akan Diotopsi



KUNINGAN - Jasad korban Oman bin Tarju (65 tahun), warga Blok Manis Rt 10 Rw 02 Desa Cinagara Kecamatan Lebakwangi, yang meninggal tersengat aliran listrik, berhasil diturunkan warga, sesaat setelah kejadian.

Berdasarkan keterangan yang diterima kuninganreligi.com, diketahui saat peristiwa terjadi, korban Oman merupakan pekerja bangunan yang sedang melakukan pengecatan di atas genting rumah/toko milik Tohari, warga Blok Manis Rt 05 Rw 03 Desa/Kecamatan Maleber.

Kapolsek Lebakwangi, IPTU Nuryana, ketika dihubungi awak media melalui sambungan seluler menerangkan bahwa kejadian tersebut adalah murni karena kelalaian korban. Kebetulan, rumah yang sedang dikerjakan pengecatannya oleh korban masih milik keponakan korban.

"Padahal oleh pemilik rumah, sudah disarankan korban untuk mengecat di bagian bawah saja. Tapi, malah korban memilih untuk mengecat di bagian atas rumah," terang Kapolsek Nuryana.



Saat melakukan pengecatan di atap rumah yang juga toko elektronik tersebut, imbuh Kapolsek, korban tersengat aliran listrik tegangan menengah 20.000 KW. Dan korban sempat terjatuh, hanya saja kaki korban tersangkut bagian reng atap rumah karena ada genting yang dibuka oleh korban sebelum melakukan pengecatan.

"Kejadian tersebut murni kecelakaan kerja, dan tidak ditemukan adanya unsur kesengajaan atau unsur pidana, " kata IPTU Nuryana.



Berdasarkan hasil koordinasi dengan pihak keluarga korban maupun Kepala Desa Cinagara, terhadap jenazah korban Oman tidak akan dilakukan Otopsi. Jenazah akan langsung dimakamkan di TPU Astana Teyoh Desa Cinagara. 

Namun hingga berita ini ditulis, pemakaman jenazah korban masih menunggu anaknya yang belum datang dari Jakarta. (Nars)

No comments

Powered by Blogger.