Target Tour de Rutilahu Tahap Pertama Tidak Sesuai Perkiraan



KUNINGAN - Program Tour de Rutilahu (TdR) yang digagas Komunitas Maharddikeka dimulai Sabtu (31/08/2019) ini. Tahap perdana, TdR menyasar rumah Rumiah, warga Desa Kasturi, Kecamatan Kuningan.

Dari pantauan awak media, sejak Sabtu pagi, rumah Rumiah sudah mulai dibongkar warga untuk direhab. Belasan warga nampak antusias ikut serta bergotong-royong membongkar bagian atap rumah.

Setelah dilakukan pembongkaran, ternyata target yang semula hanya akan memperbaiki atap rumah bagian belakang yang hampir roboh, membesar hingga harus merehab seluruh bagian atap.



"Seluruh kayu bagian atap keropos, jadi setelah musyawarah dengan warga maka diputuskan untuk direhab seluruhnya," ungkap Nabil Nahdi, Ketua Panitia.

Melesetnya target dari perkiraan semula, tidak membuat Nabil patah semangat. Dirinya optimis projek tersebut dapat selesai sesuai rencana dengan ijin Allah. 

"Konsep utama dari program Tour de Rutilahu adalah menjadikan swadaya masyarakat sebagai motor penggerak. Kekompakan warga lingkungan sekitar menjadi modal utama program ini," jelas Nabil.

Tim Maharddikeka, kata Nabil, hanya mendukung dengan mengupayakan bahan bangunan yang dibutuhkan dari para dermawan yang peduli.

Selain untuk membantu masyarakat miskin agar tinggal di rumah yang layak huni, Tour de Rutilahu juga sekaligus untuk menumbuhkan kembali jiwa gotong-royong ditengah masyarakat yang semakin terkikis oleh jaman.



"Gotong-royong adalah warisan budaya leluhur  bangsa Indonesia yang harus kita pertahankan. Dengan  program ini diharapkan akan terus memupuk semangat gotong-royong ditengah masyarakat moderen," ujarnya.

Tak hanya Desa Kasturi, ke depan Tour de Rutilahu akan berkeliling ke desa-desa lain yang ada di Kabupaten Kuningan. Ketika ada desa yang masyarakatnya telah siap untuk swadaya membantu warga sekitar yang tinggal di rumah tidak layak huni, maka akan menjadi target program Tour de Rutilahu selanjutnya.

"Sesuai namanya, kita InsyaAllah akan keliling ke desa-desa lain, untuk jangka waktu saat ini masih kondisional. Semoga langkah kecil ini bisa sedikit membantu pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan," pungkasnya. (Nars)

No comments

Powered by Blogger.