Tiga Kebakaran dalam Dua Hari



KUNINGAN - Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemadam Kebakaran (Damkar) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kuningan dipaksa harus berjuang ekstra di periode akhir musim kemarau ini. Pasalnya pada musim kemarau yang belum juga usai ini, hampir tiap hari, satuan yang memiliki moto Yudha Brama Jaya ini selalu dihadapkan dengan kebakaran, terutama kebakaran lahan.

Seperti yang terjadi dalam dua hari terakhir ini, Kamis dan Jum'at (12-13/09/2019), sedikitnya 3 lokasi terjadinya kebakaran berhasil dipadamkan.

Pada Kamis (12/09) terjadi di dua lokasi, dan pada Jum'at (13/09), satu lokasi.

Kamis kemarin, lahan alang-alang dan bambu, seluas 800 meter persegi, beralamat di Dusun Manis RT 01 RW 01 Desa Pajambon Kecamatan Kramatmulya, ludes terbakar api akibat adanya aktifitas pembakaran sekitar lahan oleh warga.

Api yang membesar terlihat warga sekira pukul 15:00 WIB dan langsung dilaporkan ke aparat desa setempat. 

UPT Damkar Satpol PP Kabupaten Kuningan segera merespon kejadian tersebut dengan menurunkan 4 petugasnya dan 1 Randis Damkar Kuningan ke TKP.

Beruntung, api bisa dikendalikan, setelah 1,5 jam mereka berjibaku dibantu oleh anggota Satpol PP Kecamatan Kramatmulya, anggota BPBD Kuningan, dan warga sekitar. Total kerugian ditaksir Rp 3,5 juta.



Selanjutnya, pada Kamis malam, kebakaran kembali terjadi di sebuah gudang milik Rizal (50 tahun), warga Rt 4 Rw 8 Blok Cimara Desa Cimara Kecamatan Cibeureum. 

Menurut keterangan istri pemilik rumah, Ida Farida (40 th), anaknya yang bernama Dimas (14 th) dan temannya yang bernama Ikbal (14 th) sedang beristirahat di depan rumah.

Sekira pukul 23.00 WIB, mereka melihat api tiba-tiba sudah membesar dari arah gudang yang menempel ke bangunan rumah. Kemudian Ikbal memanggil Ibu Ida Farida, dan meminta pertolongan warga setempat.

Dengan peralatan seadanya, warga berusaha untuk memadamkan api yang membakar gudang tersebut. Baru, pada pukul 23:26 WIB warga setempat yang bernama Kentur (48 th) menginformasikan kejadian kebakaran ke kantor UPT Damkar Satpol PP Kuningan.

Satu unit Randis Damkar dan 5 anggota dari regu 3 berangkat menuju TKP. Akhirnya, dibantu warga sekitar, api baru bisa dipadamkan pada pukul 01:30 WIB. 

"Penyebab kebakaran diduga dari arus pendek listrik/ konsleting listrik. Dan total kerugian ditaksir Rp 39 juta," terang PLT Kepala UPT Damkar Satpol PP Kuningan, M Khadafi Mufti kepada media.

Terakhir, pada Jum'at (13/09), para petugas Damkar ini kembali harus bejuang melawan Si Jago Merah. Pukul 16:30 WIB, lahan perkebunan bambu di Dusun Manis Desa Lebaksiuh Kecamatan Ciawigebang, terbakar hebat.

Menurut keterangan saksi Cecep Mujijat (46 th), Kepala Dusun setempat, api sudah mulai terlihat di sore hari pada pukul 16.30 WIB. Warga setempat beserta aparat pemerintahan desa sudah berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. 

Akan tetapi karena jangkauan lahan yang terbakar cukup luas dan api sangat cepat merambat akhirnya warga meminta bantuan UPT Damkar Satpol PP Kuningan.

Satu unit Randis Damkar dan 4 orang petugas meluncur ke TKP, tiba di TKP pukul 17.05 WIB. Dibantu warga, aparat pemerintahan desa, dan anggota Polsek Ciawigebang, api dapat dipadamkan 55 menit kemudian. 

"Penyebab kebakaran diduga dari aktifitas pembakaran lahan/ Sampah. Kebakaran lahan hampir membakar rumah yang berada di seberang jalan," jelas Khadafi. (Nars)

No comments

Powered by Blogger.