Innalillahi, Mahasiswa Asal Kuningan Ditemukan Gandir di Perantauan


KUNINGAN - Kabar duka di akhir tahun 2019, menyelimuti keluarga Chairul Anam, warga Dusun Gunung Luhur, Desa/Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan. Pasalnya, Mahasiswa berusia 18 tahun tersebut, dikabarkan mengakhiri hidupnya dengan tragis  pada Senin (23/12/2019) kemarin di sebuah rumah yang beralamat di Perum Indo Alam Resident Desa Raga Jaya, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor.

Menurut info yang terhimpun kuninganreligi.com,  disampaikan pihak kepolisian Polsek Bojonggede, Bogor, telah terjadi peristiwa gantung diri pada Senin kemarin dengan korban atas nama Chairul Anam. Korban dilaporkan berstatus mahasiswa di salah satu PT di Jakarta.



Dilansir dari radarbogor.id, saksi dalam peristiwa gandir itu, atas nama Salim, 50 tahun, pekerjaan sekuriti Perum Indo Alam, menuturkan bahwa dirinya mendapat laporan via telepon dari  Ipung Purnama yang sedang bertugas ke Kota solo, bahwa korban CA sudah 3 hari telepon genggamnya tidak aktif saat dihubungi. 

Menurut keterangan warga, Ipung merupakan kakak korban yang tinggal bersama di perumahan tersebut sudah enam bulan di sana.

Setelah dicek, rumah korban dalam keadaan terkunci. Kemudian Salim bersama warga setempat lalu menaiki asbes untuk melihat ke dalam dan terlihat korban sudah tergantung seutas tambang plastik di dapur dengan keadaan masih menggunakan pakaian lengkap.

Dengan kejadian ini, sekuriti melaporkan ke Binmas Raga Jaya, Aiptu Dian Maryana dan dilanjutkan ke Polsek Bojonggede.



Masih menurut informasi, pihak keluarga korban memutuskan jenazah tidak untuk divisum luar dalam dan jenazah akan dibawa langsung ke kampung halamannya di Kuningan.

Sementara kades terpilih Desa Darma, Yadi Juharyadi, ketika dihubungi media ini membenarkan ada warga desanya yang gandir di Kabupaten Bogor.

"Iya benar kang, gandir di Bogor, jenazahnya sudah dikebumikan tadi pagi, " terangnya. (Nars)

No comments

Powered by Blogger.