Kejari Kuningan Rilis Capaian Kinerja Tahun 2019


KUNINGAN - Sebagai salah satu lembaga penegakkan hukum di wilayah Kabupaten Kuningan, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kuningan memiliki visi melaksanakan tugasnya secara Independen dengan menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia (HAM) dalam Negara Hukum berdasarkan Pancasila.

Dengan visi tersebut, Kejari Kuningan mengemban tiga misi yakni Menyatukan tata pikir, tata laku dan tata kerja dalam penegakan Hukum; Optimalisasi Pemberantasan KKN dan Penuntasan Pelanggaran HAM; dan
Menyesuaikan Sistem dan tata laksana pelayanan dan penegakan Hukum dengan mengingat norma keagamaan, kesopanan, kesusilaan dengan memperhatikan rasa keadilan dan kemanusiaan dalam masyarakat.



"Dari visi/misi tersebut, kami sampaikan capaian kinerja Kejari Kuningan terhitung dari Bulan Januari hingga November 2019, " ungkap Kasi Intel Kejari Kuningan Mahardika Rahman mewakili Kepala Kejari Kuningan L Tedjo Sunarno, dalam konferensi pers, di Kantor Kejari Kuningan, Kamis (26/12/2019).

Adapun capaian kinerja Kejari Kuningan diterangkannya satu per satu dari masing-masing bidang yang ada.

Di bidang pembinaan, terkait kepegawaian. Kejari Kuningan memiliki 11 orang jaksa dan 16 orang pegawai tata usaha. Sedangkan untuk sarana dan prasarana, Kejari Kuningan telah membuat Loket e-Tilang, Papan Media Informasi e-Tilang, Neon Box Program Bidang Kejari Kuningan, Aplikasi e-Visiting dan Ruang Diversi.

"Kaitan dengan barang rampasan, kami telah melakukan kegiatan lelang dengan rincian barang terlelang berupa kendaraan R4 1 Unit, kendaraan R2 14 Unit, handphone 6 Unit dan Kayu sebanyak 11 Batang," jelas Mahardika.

Sementara total keuangan dan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang berhasil dicapai dari kegiatan tersebut adalah sebesar Rp 905.358.430,00.

"Di bidang Intelijen, kegiatan yang dilaksanakan berupa Lid/Pam/Gal, penyuluhan hukum, penerangan hukum, TP4D, Jaksa masuk sekolah/pesantren dan asset tracing yang mencapai lebih dari target jumlah kegiatan yang direncanakan, " jelasnya.

Sementara, untuk kegiatan penanganan tindak pidana umum, dikatakannya, selama tahun 2019 telah melaksanakan 156 penahanan dan 144 eksekusi.

"Untuk kegiatan penanganan tindak pidana khusus ada 1 penuntutan dan 1 eksekusi," katanya.

Selanjutnya, dalam hal kegiatan bidang perdata dan tata usaha negara, Kejari Kuningan tahun ini melakukan total 47 kegiatan MoU, SKK dan LO, termasuk di dalamnya bantuan hukum non litigasi, pertimbangan hukum dan pelayanan hukum.



"Terakhir, untuk pemusnahan barang bukti kejahatan dan barang rampasan, kami telah melaksanakan dua kali kegiatan selama tahun 2019 ini, " tutup Mahardika di depan para awak media yang hadir.

No comments

Powered by Blogger.