Semua Komponen Siap Amankan Nataru di Kuningan


KUNINGAN - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan semua komponen terkait telah siap untuk melaksanakan pengamanan menjelang perayaan Natal 2019 dan malam perggantian tahun 2020 masehi.

Hal itu terlihat dalam pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Lodaya 2019 yang digelar Polres Kuningan pada Kamis (19/12/2019), di Lapangan Mapolres Kuningan.



Nampak solid, hadir dalam gelar pasukan tersebut, perwakilan pasukan dari Korsik, para perwira polisi, gabungan PM dan Provost, pasukan TNI dari Kodim 0615/Kuningan, seluruh satuan Polres Kuningan, Gabungan Polsek, Pol PP, Dinas Perhubungan, BPBD, Dinkes dan UPT dammkar Satpol PP Kuningan.

Hadir juga, ASDA I Setda Kuningan, Dandim 0615/ Kuningan, Sekretaris DPRD, Kasi Intel Kejari Kuningan, Ketua PN Kuningan, Dansub Denpom , Kabid Pol PP, Kabid Lalin Dishub, Kabid Kesmas, Kalak BPBD, para camat, Danramil, pengurus gereja dan pengelola OW dan hotel se Kabupaten Kuningan. 

Inspektur Upacara, Kapolres Kuningan, AKBP Iman Setiawan, dalam sambutannya membacakan amanah dari Kapolri, Jenderal Pol Idham Aziz, mengatakan Gelar Pasukan menyatakan kesiapan pengamanan Nataru merupakan bukti kehadiran negara di tengah-tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman dalam aktivitas mereka.

"Soliditas para pemangku kepentingan yang dilibatkan, serta menumbuhkan ketenangan dan rasa aman bagi masyarakat dalam merayakan Hari Raya Natal 2019 dan Tahun Baru 2020," kata Kapolres saat membacakan amanat Kapolri.

Para personel pengamanan juga ditekankan untuk melakukan deteksi dini dengan memetakan titik-titik kerawanan secara tepat.

"Optimalkan penggalangan untuk mencegah aksi yang meresahkan masyarakat, laksanakan pengamanan secara profesional dan humanis, berikan pelayanan terbaik, serta tingkatkan kewaspadaan pengamanan melalui penerapan buddy system," papar Kapolres Iman.

Untuk diketahui, Operasi Lilin Lodaya tahun 2019 ini, merupakan operasi kepolisian terpusat yang akan dilaksanakan selama 10 hari mulai Senin, 23 Desember 2019 sampai dengan Rabu, 1 Januari 2020. 



Fokus pengamanannya di seluruh Indonesia terletak di 61.308 obyek termasuk gereja, tempat wisata, pusat perbelanjaan, obyek perayaan tahun baru, terminal, pelabuhan, stasiun kereta api, dan bandara.(Nars)

No comments

Powered by Blogger.