Makan 3 Ekor Ayam di Kandang, Ular Sanca 3 Meter Ditangkap Warga


KUNINGAN - Warga Rt 1 Rw 1 Dusun Pahing Desa Babatan Kecamatan Kadugede ramai-ramai menangkap seekor ular Sanca Kembang / Sanca Batik yang kedapatan memangsa 3 ekor ayam dari kandang milik warga.

Keberadaan ular Sanca Kembang tersebut pertama kali diketahui Sarkam (77 tahun) pada Rabu (29/01/2020) pagi sekira pukul 06:00 WIB. Ketika Ia akan memberi makan ayam-ayamnya, saat membuka penutup kandang, pandangannya langsung tertuju pada benda melingkar di dalam kandang ayam miliknya.



Ternyata setelah dilihat lebih dekat, benda yang melingkar itu adalah seekor ular Sanca Batik. 

"Semula ayamnya ada 5 ekor, ternyata tinggal 2 ekor saja di dalam kandang. Pasti yang 3 ekor sudah dimakan ular itu," kata Sarkam saat berbincang dengan kuninganreligi.com di rumahnya.

Sesaat setelah melihat keberadaan ular tersebut, Sarkam, segera memberitahu istrinya, kemudian meminta tolong warga sekitar untuk memindahkan kandang ayamnya ke tempat yang lebih luas agar lebih leluasa menangkap ular tersebut.

Dengan bantuan 6 orang warga, Sarkam berhasil mengeluarkan Ular Sanca tersebut mengunakan alat seadanya. Setelah diukur, panjang ular tersebut mencapai 3 meter dan beratnya mencapai 10 kg lebih.

Sarkam menjelaskan, keberadaan ular di kandang  ternak miliknya merupakan kedua kalinya terjadi. Setahun yang lalu, Ia juga menemukan ular dengan jenis yang sama di dalam kandang miliknya.

"Saat itu ularnya lebih besar dari yang sekarang, sebesar paha diameternya. Sayangnya belum sempat ditangkap sudah kabur ke sungai di belakang rumah," ucapnya.

Ia juga mengatakan ada lubang besar di sebuah kolam di belakang rumahnya, yang disinyalir sebagai sarang ular tersebut. Hingga kini, belum ada warga yang berani masuk ke dalamnya karena takut digigit.



Sementara, Ketua RT setempat, Atik Girin, mengatakan setelah ditangkap dan diamankan  di kandang milik warga lainnya, ular tersebut rencananya akan dilepaskan kembali ke habitatnya di dalam hutan.

"Mungkin sore ini atau besok, kami akan lepaskan kembali ke habitatnya di hutan yang jauh dari pemukiman warga," jelas pria yang akrab disapa Motty ini. (Nars)

No comments

Powered by Blogger.