Gelar Baznas Award 2019, Ketua Baznas Kuningan Sebut Pemasukan Zakat ASN Hanya 20,4%



KUNINGAN - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kuningan menggelar agenda BAZNAS Award 2019 sebagai apresiasi kepada badan/lembaga/kedinasan yang telah turut berpartisipasi menghimpun dan menyalurkan zakat melalui BAZNAS. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula IPHI Kabupaten Kuningan pada Senin (24/02/2020).

Dalam kegiatan tersebut diserahkan penghargaan kepada badan/lembaga/kedinasan yang telah berprestasi aktif dan baik sebagai Unit Pengumpul Zakat (UPZ) mitra BAZNAS Kabupaten Kuningan. Penghargaan diserahkan juga kepada Bupati Kuningan, H Acep Purnama, dan Sekda Kuningan, H Dian Rachmat Yanuar, sebagai   ...

Menurut Ketua BAZNAS Kabupaten Kuningan, H Encu Sukat, Kabupaten Kuningan memiliki potensi perangkat kelembagaan BAZNAS dalam pengumpulan, yakni sebanyak 376 Unit Pengumpul Zakat (UPZ) kelurahan/desa, 298 UPZ Dinas/Badan/Lembaga/Kantor/Sekolah/Madrasah, 69 UPZ Dinas/Badan/Lembaga, 64 UPZ Kantor Kecamatan/UPTD dan 165 UPZ Sekolah/Madrasah.


" Sedangkan potensi perangkat kelembagaan BAZNAS dalam pendistribusian dan pendayagunaan di BAZNAS Kuningan memiliki BTB (Baznas Tanggap Bencana), LAB (Layanan Aktif BAZNAS),  LPEM (Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik) dan MCB (Mualaf Center BAZNAS), " jelas Encu.

Terkait potensi pendapatan dari pengumpulan zakat di BAZNAS Kuningan, Encu mengungkapkan data bahwa, baik pengumpulan dari masyarakat, maupun dari golongan ASN, masih sangat minim.

"Jika dihitung sepuluh persen saja dari jumlah masyarakat Kabupaten Kuningan yang mencapai Nishob Zakat yang mengumpulkan zakatnya di BAZNAS, akan terkumpul sebanyak Rp 144,4 Miliar. Sedangkan dalam realisasi tahun 2018, hanya terkumpul Rp 353,6 juta atau sebesar 0,24 persen dari potensi yang ada," paparnya.

Sedangkan,  untuk potensi zakat dari ASN,  BAZNAS Kuningan mengaku hanya mendapat 20,4 persen dari potensi terhitung sebesar Rp 15 miliar.

"Realisasi pengumpulan zakat dari target 11.794 ASN hanya bisa terkumpul Rp 3,08 miliar, berarti masih sekira 79,6 persen ASN belum berzakat melalui BAZNAS, " papar Encu.

Potensi zakat ASN ini,  jika dirinci berasal dari Golongan II sebanyak 1.750 orang,  Golongan III sebanyak 6.169 orang dan Golongan IV sebanyak 3.875 orang.


Sementara,  Bupati Kuningan, H Acep Purnama,  menyebut pernah menginstruksikan kepada ASN untuk membayar zakat mereka melalui BAZNAS.

"Dulu pernah Saya instruksikan,  mungkin karena kesibukan hingga masih sedikit yang membayarkan, " kata Acep.

Pihaknya,  seusai agenda BAZNAS Award ini akan melanjutkan instruksi tersebut,  berupa surat pernyataan keikhlasan pemotongan gaji untuk membayar zakat.

"Akan Saya mulai dari Saya sendiri,  " ungkapnya.  (Nars) 

No comments

Powered by Blogger.