Hujan Deras, Dua Pohon Angsana Tumbang di Dua Lokasi



KUNINGAN – Peristiwa pohon tumbang saat hujan deras kembali terjadi di dua lokasi di Kabupaten Kuningan pada Jum'at (28/02/2020) sore.  Pohon Angsana berdiameter besar tumbang melintang di ruas jalur Kecamatan Ciawigebang menuju Desa Cihideung, berdekatan dengan lokasi RS Arya Kamuning. 



Sementara, satu pohon dengan jenis sama,  juga dilaporkan tumbang di jalur Desa Mancagar, Kecamatan Lebakwangi. 

Kejadian pohon tumbang di jalan provinsi Desa Cihideung,  sempat viral di media sosial dari unggahan video warganet Kuningan. 

Dalam video yang berdurasi 23 detik itu disebutkan, bahwa kejadian pohon tumbang terjadi di daerah kojengkang dekat Rumah Sakit Arya Kamuning.

Direktur Rumah Sakit Arya Kamuning, H Karyani, saat dihubungi melalui sambungan selulernya, mengatakan, bahwa lokasi pohon tumbang itu berjarak sekitar 30 meter dari tempat kerjanya. 

 “Iya, betul tumbang. RS aman karena Itu berada agak jauh di sebelah timur rumah sakit,” ujar Jikar, sapaannya. 

Mantan anggota DPRD Kuningan ini, juga menerangkan, dalam peristiwa pohon tumbang tidak ada korban. Namun,  pohon tumbang yang melintang di jalan raya itu, sempat membuat arus lalu lintas tersendat. 

“Sekitar setengah jam, jalur itu kembali normal dan petugas dari BPBD dan Damkar juga sedang melakukan pemotongan pohon dengan mesin chainsaw,” katanya. 

Sementara,  Kepala UPT Damkar Satpol PP Kuningan,  M Khadafi Mufti,  merilis bahwa pihaknya telah melakukan penanganan dan pembersihan pohon tumbang yang terjadi di dua lokasi.

"Ada laporan dari Uud Mashud ( staf Sekretariat DPRD Kab.Kuningan) terkait pohon tumbang di Jalur Ciawigebang.  Kemudian 3 orang anggota dan 1 Randis Damkar  bersama BPBD Kabupaten Kuningan, anggota Polsek Cidahu, anggota Koramil Cidahu,  dan warga masyarakat sekitar, berhasil membersihkannya, " papar Khadafi. 

Pihaknya menjelaskan bahwa pohon tumbang tersebut berukuran tinggi sekira 15 meter.  

Upaya yang sama dilakukan pihaknya di lokasi pohon tumbang di Desa Mancagar,  Kecamatan Lebakwangi. 



"Banyaknya pohon yang sudah lapuk, serta musim penghujan dengan curah hujan yang sangat tinggi, agar dapat dilakukan pemangkasan pohon yang sudah lapuk, karena dapat membahayakan pengguna jalan, " imbuhnya. 

Kemudian,  kepada warga masyarakat, pihaknya menghimbau, agar apabila saat hujan jangan berteduh dibawah pohon , dikhawatirkan dapat tertimpa pohon tumbang atau roboh.  (Nars) 

No comments

Powered by Blogger.