Musim Hujan, Waspada Bahaya Ular Masuk Permukiman

Ular jenis King Kobra biasa menyukai tempat yang lembab

KUNINGAN - Selama sepekan, di Kabupaten Kuningan, telah diinformasikan, sedikitnya lima ekor Ular ditemukan berkeliaran di dekat permukiman warga. 

Dari lima ekor ular tersebut, di antaranya, satu ekor jenis Ular Sanca Batik yang ditangkap warga Desa Babatan Kecamatan Kadugede beberapa waktu lalu.



Kemudian, pada Selasa (04/02), 2 ekor ular jenis King Kobra dan 1 ekor Kobra Jawa ditangkap petugas patroli Sabhara Polres Kuningan dari daerah Jalaksana dan Kelurahan Citangtu. Dan, 1 ekor ular Kobra Jawa, juga ditangkap petugas UPT Damkar satpol PP Kuningan di sebuah toilet rumah warga Desa Kalapagunung, Kecamatan Karamatmulya.

Berkeliarannya hewan melata berbisa tersebut, menurut penggiat Komunitas Pecinta Reptil Kuningan, Dede Juliansyah, karena memang pada bulan-bulan ini merupakan musim berkembangbiaknya reptil liar tersebut.

"Saat sekarang ini, ular jenis Kobra memang paling sering ditemukan di permukiman warga. Karena sekarang adalah musim berkembangbiak ular," jelas Dede, Selasa (04/02) di sela kegiatan penyerahan 4 ekor ular Kobra di Kantor UPT Damkar Satpol PP Kuningan.

Selain itu, banyaknya ular ditemukan di permukiman, sebutnya, merupakan pertanda populasi predator yang memakan ular sudah jarang ditemui.

"Predator ular seperti Burung Elang, Berang-Berang atau Musang, dan Burung Hantu sudah jarang ditemui, sehingga dengan leluasa ular-ular tersebut ke luar sarang," terangnya.

Sementara, Kepala UPT Damkar Satpol PP Kuningan, M Khadafi Mufti, kepada wartawan KR memberikan saran kepada warga masyarakat agar bisa membersihkan benda-benda tidak terpakai di sekitar rumah.

"Di tempat-tempat lembab yang ada tumpukan batu-bata, paralon atau benda lain yang tidak terpakai dan berantakan agar segera dirapihkan atau dibuang. Untuk mengurangi kemungkinan ditempati binatang-binatang membahayakan seperti ular," papar Khadafi.



Sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2018 tentang Pelayanan Standar Minimal, jelasnya lagi, dijelaskan bahwa UPT Damkar bukann hanya penanggulangan dan pencegahan kebakaran saja.

"Akan tetapi tugas kami termasuk juga melaksanakan evakuasi terhadap binatang berbahaya. Sudah barang tentu tugas kami ini juga perlu mendapat dukungan dari berbagai pihak, seperti para anggota TNI dan kepolisian," tukasnya. (Nars)

No comments

Powered by Blogger.